Minggu, 5 April 2020

Warga Gunungcupu Ciamis Menagih Janji Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

- 27 Februari 2020, 18:41 WIB
Dia mengungkapkan Pemerintah desa Gunungcupu sudah dua kali mengajukan permohonan perbaikan Jembatan Sungai Cigayam, kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis.* /NURHANDOKO WIYOSO/PR

PIKIRAN RAKYAT - Warga Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis menunggu janjji Gubernur Jawa Barat memperbaiki Jembatan Sungai Cigayam yang ambruk pada tahun 2018. Jembatan yang  menjadi urat nadi perekonomian warga menghubungkan tiga desa tersebut putus akibat diterjang banjir.

Pantauan di lokasi jembatan yang terdapat di Dusun Lenggorsari, Desa Gunungcupu, Kamis 27 Februari 2020 tampak beberapa bagian reruntuhan dan pondasi jembatan masih berserakan. Retakan baru juga tampak pada salah satu sisi bekas tembok jembatan. Aliran air yang  di bawahnya mengalir cukup deras. Sebagai penanda jembatan putus, warga memasang palang bambu yang sudah kering, serta bekas sampah yang dibakar.

Sebuah jembatan darurat juga dibuat di sampingi jembatan darurat. Jembatan yang lebarnya tidak lebih dari satu setengah meter, selain menjadi akses Desa Gunungcupu juga menghubungkan Desa Budiasih dan Sukasenang. Jembatan darurat tersbeut  hanya dapat dilewati sepedamotor.  

Baca Juga: Virus Corona Ancam Penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020, Kontingan Indonesia Turut Khawatir

Jembatan putus diterjang banjir pada Bulan Oktober 2018. Akses jalan utama menuju tiga desa putus. Setelah beberapa lama, kami mengajukan permohonan bantuan perbaikan, akan tetapi sampai saat ini tidak ada realisasi,” tutur Pjs Kepala Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih, Mamah Suryamah, Kamis 27 Februari 2020.

Didampingi Sekretaris Desa Tata Kostaman dan Kasi Kesra Yayat Syarif Hidayat, lebih lanjut dia mengatakan ambruknya jembatan sepanjang 16 meter dan lebar 6 meter tersebut mengakibatkan anak sekolah maupun pedagang maupun pelaku UMKM harus lewat jalur alternatif yang juga hanya dapat dilewati sepedamotor.

“Ada satu SMP dan dua SD yang letaknya paling dekat dengan jembatan yang ambruk. Jalan ini juga akses vital untuk perekonomian warga. Kami berharap jembatan ini dapat segera kembali dibangun,” tambahnya.

Baca Juga: 70 Tahun Hubungan Diplomatik Rusia-Indonesia, dari Militer Hingga Lagu Panon Hideung

Sementara itu Kasi Kesra Desa Gunungcupu Yayat menambahkan jembatan Sungai Cigayam sebelumnya dibangun pada masa penjajahan Belanda, kemudian Tahun 1997 direnovasi. Tahun 2016, lanjutnya bagian sayap dan teras jembatan rusak parah akibat diterjang beberapa kali banjir.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X