Minggu, 5 April 2020

Jumlah Ideal KJA di Waduk Jatiluhur 11.300 Unit, Budi : Pendataan Terkendala Cuaca Buruk

- 27 Februari 2020, 18:28 WIB
KERAMBA jaring apung di Waduk Jatiluhur.* /DOK.PR

PIKIRAN RAKYAT - Proses pendataan Keramba Jaring Apung (KJA) di Waduk Juanda Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, terkendala cuaca buruk.

Pendataan itu sebagai langkah awal penertiban KJA yang rencananya dimulai tahun ini.

"Sejak Januari 2020 itu musim hujan. Kemungkinan beresiko tinggi (untuk dilakukan pendataan). Nanti akan diadakan lagi (saat cuaca mendukung)," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta Budi Supriyadi, Kamis, 27 Februari 2020.

Baca Juga: Menteri Agama Minta Masyarakat Tenang Soal Layanan Umrah yang Dihentikan Sementara oleh Arab Saudi

Rencana penertiban atau rasionalisasi KJA di Waduk Jatiluhur itu berdasarkan surat keputusan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Berdasarkan kajian pemerintah provinsi, jumlah KJA yang diizinkan beroperasi hanya 11.300 unit.

Sedangkan, KJA yang ada di Waduk Jatiluhur saat ini diperkirakan mencapai lebih dari 33.000 unit.

Baca Juga: Antisipasi Virus Corona, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Siapkan Kebijakan Stimulus

Pemerintah daerah bersama Satuan Tugas Citarum Harum dan pemangku kebijakan terkait hingga saat ini masih melakukan pendataan KJA untuk mengetahui jumlah pastinya.

Hal serupa juga diungkapkan Komandan Sektor 14 Satgas Citarum Harum, Kolonel Purwadi. Menurutnya, pendataan KJA dilakukan setelah ada sosialisasi kepada para pemilik KJA sebelumnya. 

Baca Juga: RSJ Cisarua Jabar Mulai Tangani Pasien Depresi Akibat Tak Bisa Lunasi Pinjaman Online

Adapun perkembangan pendataan hingga Januari 2020 ia memperkirakan, jumlah KJA yang terdata baru sepertiga dari keseluruhan.

"Setelah diketahui jumlah KJA yang terbaru, langkah selanjutnya ialah penertiban secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan," kata Purwadi. ***


Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X