Senin, 1 Juni 2020

Perumahan Lama yang Banyak Tergenang Banjir, Rahmat : Kami Segera Menyusun Master Plan Drainase

- 27 Februari 2020, 14:55 WIB
FOTO udara perumahan yang masih tergenang banjir.* /ANTARA FOTO

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Bekasi segera menyusun master plan drainase sebagai upaya menangani banjir yang melanda sejumlah wilayah setempat.

"Utamanya wilayah yang terkena banjir, karena kontur lahannya setiap kali hujan lokal dengan intensitas tinggi mengguyur, seperti kejadian Selasa, 25 Februari 2020," ucap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Kamis, 27 Februari 2020.

Baca Juga: Aksi Terjun Payung Berhasil Pikat Ribuan Warga Sukabumi dan Cianjur

Rahmat mengatakan, berdasarkan pantauannya, wilayah yang tergenang banjir pada kejadian terakhir, mayoritas merupakan perumahan-perumahan yang sudah eksis lama. Misalnya saja Komplek Dosen IKIP, Bumi Nasio, dan Harapan Indah.

"Perumahan baru jarang yang kena, karena elevasi peil banjir (penetapan ketinggian) sudah lebih tinggi," katanya.

Belum lagi wilayah sekitar perumahan lama, yang selama ini merupakan daerah tangkapan air, kini sudah berubah pula menjadi permukiman baru.

Baca Juga: Kabar Baik untuk Persib Bandung, Yana Mulyana Sudah Beri Restu Digunakannya Stadion GBLA

"Akhirnya air mencari tempat yang lebih rendah dan menggenangi kawasan perumahan lama itu tadi," ucapnya.

Rahmat melanjutkan, pihaknya juga akan mulai memetakan aliran anak Sungai Cikeas, semisal Kali Sunter, Kali Buaran, dan Kali Cakung hingga akhirnya berujung di Banjir Kanal Timur, Jakarta.

"Nanti biar bisa diurut alirannya dan diselesaikan penanganannya secara konsisten. Misalnya Kali Cakung, itu alirannya mempengaruhi banjir di Bumi Nasio, Graha Indah, Jatikramat, juga Jatibening," katanya.

Baca Juga: Hari Ketiga Siaga Banjir di Jawa Barat, 49 Gardu Distribusi Belum Dioperasikan

Menurut Rahmat, pemetaan ini merupakan langkah awal upaya penanganan banjir. Pelaksanaannya akan dilakukan swadaya selama keuangan Pemkot Bekasi.

"Namun, jika keuangan tidak memadai, kami akan meminta bantuan, karena anak sungai Kali Cikeas ini tetap menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Cikeas Cileungsi juga," katanya. ***

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X