Sabtu, 4 April 2020

Pengendara Motor Kritis, Setelah Tertimpa Dahan Pohon yang Patah di Purbaratu Kota Tasikmalaya

- 25 Februari 2020, 19:17 WIB
KORBAN yang tertimpa dahan pohon patah di Purbaratu menjalani perawatan di RSUD Dokter Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Selasa 25 Februari 2020.* /Bambang Arifianto/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Seorang warga terluka dan kritis setelah tertimpa dahan pohon yang patah di kawasan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Selasa, 25 Februari 2020, sekira pukul 15.30 WIB.

Pohon tersebut patah setelah angin kencang melanda kawasan tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya Ucu Anwar menuturkan, peristiwa nahas itu bermula saat warga bernama Dani, 35 tahun, pulang selepas mencari ikan di sungai dan sawah pada sekira pukul 15.30 WIB.

Baca Juga: Sudah Tua dan Keropos, Ratusan Pohon di Bandung Utara Rawan Tumbang

Warga Bojongnangka, Kelurahan Sukamenak tersebut pulang ke rumah dengan menggunakan sepeda motor. "Tiba-tiba angin kencang dan mematahkan dahan besar lalu menimpanya," kata Ucu saat dihubungi.

Korban pun terkapar di jalan kawasan Purbaratu dengan darah mengucur dari kepalanya. Warga segera berdatangan untuk menolong korban yang tertimpa pohon jenis trembesi tersebut.

Petugas BPBD, lanjut Ucu, ikut turun tangan membantu. "Kami mengantar dan memfasilitasi penanganan medis oleh pihak RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soekardjo)," ujarnya.

Baca Juga: Jelang Kick-Off Liga 1 2020, Pelatih Persib Pandang Lini Pertahanannya Sudah Stabil

loading...

Akibat peristiwa itu, kondisi korban kritis dan dirawat di ruang instalasi gawat darurat (IGD). "Dan harus di CT scan," kata Ucu. Selain bagian kepala, korban mengalami robek bibir serta mendapat jahitan luar dalam.

Ucu menambahkan, pohon trembesi memang relatif rapuh dan mudah patah. Peristiwa pohon tumbang atau dahan patah bukanlah pertama kali terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya. Bahkan seorang warga tewas setelah tertimpa pohon tumbang di Kompleks Olah Raga Dadaha pada awal November 2019.

Kejadian tersebut membuat pengelola Dadaha melakukan pemotongan atau penebangan pohon-pohon yang rawan tumbang di area olah raga Kota Tasikmalaya tersebut. BPBD pun turut melakukan pemotongan guna mengantisipasi kejadian serupa.

Baca Juga: Hati-hati Travel “Nakal” dan Tak Berizin, Sekira 150.000 Warga Jawa Barat Umrah Tiap Tahun

Ucu sempat berbagi tips agar warga terhindar dari bahaya tumbang yang kerap terjadi di musim hujan. "Hindari berteduh di bawah pohon, kalau sedang dalam perjalanan, baiknya menunggu hingga hujan reda," kata Ucu.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X