Minggu, 5 April 2020

Cuaca Ekstrem Mengancam Jawa Barat, Mulyono : Waspada Bencana Banjir, Angin Kencang, dan Longsor

- 25 Februari 2020, 16:39 WIB
ILUSTRASI hujan badai.* /PEXELS

PIKIRAN RAKYAT - Sebanyak 19 dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat mengalami hujan lebat pada Selasa 25 Februari 2020. Cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika mengatakan, kondisi tersebut disebabkan oleh siklon tropis Ferdinand ditambah eks siklon tropis Esther.

"Hal itu berpotensi meningkatkan kecepatan angin di wilayah perairan selatan Jawa Barat," kata Prakirawan BMKG Jawa Barat Retno Kartika Ningrum.

Baca Juga: Lecehkan Banyak Aktris, Sutradara Ternama Hollywood Terancam Penjara 25 Tahun

Dalam keterangan pers BMKG disebutkan, daerah-daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang dan petir, Rabu, 26 Februari 2020. Di antaranya seperti Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Cianjur, Ciamis, Bandung, Banjar, Sumedang, Majalengka, dan Kuningan.

Kondisi serupa juga bisa dialami sejumlah daerah pada keesokan harinya, Kamis, 27 Februari 2020. Seperti halnya di Kabupaten Subang, Karawang, Bekasi, Tasikmalaya, Ciamis dan Cirebon. Adapun daerah lainnya hanya diguyur hujan lebat.

Baca Juga: 6 Efek Samping dari Kacang Mete yang Harus Diwaspadai

"Masyarakat diminta mewaspadai dampak dari hujan tersebut, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," tutur Deputi Bidang Metereologi R Mulyono R Prabowo.

Terlebih, curat hujan tinggi diperkirakan masih terjadi di wilayah Jawa Barat hingga Maret 2020 mendatang.

Baca Juga: Berhasil Menjalani Operasi Transpantasi dan Miliki Ginjal Baru, Pemain Muda Norwich City Ingin Mengejar Mimpi Bermain di Liga Primer Inggris

Tak terkecuali untuk wilayah Kabupaten Purwakarta. Menurut BMKG, dalam buletin prakiraan cuaca terbarunya, curah hujan yang akan turun diperkirakan minimal 201 milimeter hingga di atas 500 milimeter.

Meskipun demikian, sebagian besar wilayah tersebut masih dalam intensitas normal, bahkan sebagian kecilnya berada di bawah normal. Namun, ada wilayah yang diperkirakan mengalami hujan di atas normal, yakni Kecamatan Darangdan. ***


Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X