Sabtu, 4 April 2020

Pemkot Bogor Siapkan Skema Bantuan untuk Warga Terdampak Proyek Jalur Rel Ganda

- 24 Februari 2020, 17:07 WIB
WARGA melintasi rel kereta api di kawasan Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, beberapa waktu lalu. Ribuan warga di kawasan tersebut terancam tergusur akibat proyek pembangunan jalur rel ganda.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR /Windiyati Retno Sumardiyani

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Bogor menyiapkan skema bantuan bagi  warga terdampak proyek  jalur rel ganda Bogor-Sukabumi yang akan segera dibangun tahun ini. 

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menuturkan, ada tiga klasifikasi warga yang terdampak  proyek nasional tersebut.

Pertama, kelompok yang mendapatkan uang kerahiman, kemudian memilih mengontrak, atau meninggalkan Kota Bogor. Kedua, kelompok yang akan membangun rumah di satu tempat wilayah dengan koordinator RW.

Baca Juga: GBLA Bersolek Jelang Bergulirnya Liga 1, Optimis Bisa Gelar Pertandingan Persib Bandung

Ketiga masyarakat terdampak  yang ingin membangun rumah secara mandiri, diharapkan dapat dibantu dengan skema Bantuan Stimulan  Pembangunan Swadaya (BSPS).

“Untuk  kelompok kedua, mereka akan membangun rumah di satu tempat, dikoordinir oleh Pak RW.  Ada di Pamoyanan dan Bojongkerta, ada di Lodaya, Cikapu.  Mereka bangun rumah dari dana kerahiman pemerintah pusat, tentu uangnya sangat sedikit sekali.  Kemungkinan nanti, supaya bisa layak, akan diintervensi dengan anggaran RTLH, mudah-mudahan tahun sekarang,”  ujar Ade Sarip seusai memimpin Rapat Rapat Evaluasi Penanganan Relokasi Warga Terdampak Pembangunan Double Track PT KAI  di Graha Paseban Surawisesa, Plaza Balaikota Bogor, Senin, 24 Februari 2020.

Nantinya, camat dan lurah yang wilayahnya terdampak proyek jalur rel ganda akan melakukan verifikasi di lapangan.  

Baca Juga: Pramuka Harus Memiliki Kompetensi di Bidang Kebencanaan, DPRD DIY Minta Evaluasi Aturan Kegiatan Ekstrakulikuler

loading...

Mereka yang akan menetapkan siapa saja warga terdampak yang berhak menerima  bantuan  rumah tidak layak huni. Usulan itu kemudian disampaikan ke Wali Kota Bogor.

Selain stimulan RTLH,  nantinya,  Pemkot Bogor  akan membantu fasilitas umum kawasan rumah  baru warga terdampak jalur rel ganda mulai dari akses jalan, listrik, dan juga pasokan air.

“Intinya mereka nanti bangun dulu, untuk beli tanahnya itu dari dana kerahiman.  Kalau emang di sana enggak ada air ya kita kasih akses dari PDAM, belum ada PJU, kita usulkan. Minimal kita membantu,” kata  Ade.

Baca Juga: Terlibat Skandal Proyek Meikarta, Mantan Sekda Jabar Iwa Karniwa Dituntut 6 Tahun Penjara

Terkait skema BSPS, Ade memastikan yang dapat menerima bantuan tersebut haruslah warga yang memenuhi persyaratan mulai dari peta bidang, hingga status lahan. Usulan itu diajukan kepada pemerintah pusat.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X