Selasa, 7 April 2020

Tangkapan Ikan Melimpah, Pedagang Justru Menjerit Pendapatan Jauh Menurun

- 23 Februari 2020, 20:21 WIB
Indra pedagang ikan di Pelabuhan Ratu, Minggu (23/2/2020) tengah menjual hasil tangkapan ikan kepada pembeli. Pembelian Ikan sudah dua bulan terakhir melesu. Harga ikan, kini merosot tajam.* /AHMAD RAYADIE/PR

PIKIRAN RAKYAT - Para pedagang ikan di Pasar Ikan Pelabuhan Ratu, Minggu 23 Februari 2020 melesu. Pendapatan anjlok hingga mencapai 60 persen. Mereka mengaku pendapatan sebelumnya, kisaran Rp. 5.000.000 hingga Rp. 6.000.000 perhari, kini hanya kisaran kurang dari Rp. 3.000.000 perhari. 

Dampak melesunya, pembelian warga terhadap ikan menyebabkan harga ikan merosot cukup signifikan. Para pedagang lebih banyak melamun menunggu pembeli datang ke kios-kiosnya

"Melimpah tangkapan nelayan, ternyata tidak sebanding dengan tingkat penjual. Justru dalam sebulan terakhir ini, pembelian malah melesu," kata pedagang ikan di Pasar Ikan Paeabuhan Ratu, Indra. 

Baca Juga: Ahli Sebut Lalat Tentara Hitam Dapat Menjadi Sebuah Protein Baru

Akibatnya, kata Indra para pedagang mencemaskan hasil tangkapan nelayan tidak terjual dan mengalami pembusukan. 

"Kendati upaya mempertahankan kebusukan pada ikan telah dilakukan, tapi upaya tersebut hanya bisa bertahan tiga hari kedepan. Selebihnya, ikan pasti busuk," katanya.

Untuk mengantisipasi kerugian lebih besar, kata Indra, para pedagang membanting alias menurunkan harga dari sebelumnya. Seperti harga udang Lobster yang sebelumnya dijual pedagang kisaran Rp. 180.000 hingga Rp. 200.000/Kg, kini dijual kisaran Rp120.000/kg.

Baca Juga: Persib Makin Percaya Diri Hadapi Liga 1 2020, Robert Alberts Puas dengan Persiapan Tim

Begitupun untuk ikan udang biasa, kata Indra, para pedagang menjual hanya Rp 100.000Kg. Termasuk ikan tuna dijual hanya kisaran Rp30.000 /kg. Ikan bawal putih sedang naik dijual Rp 250.000-300.000/kg. Sedangkan ikan Cumi besar dijual seharga Rp 25.000/Kg. Harga Cumi kecil Rp 40. 000/Kg.  Sementara harga kepiting dijual Rp 80. 000/kg. 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X
x