Sabtu, 6 Juni 2020

Dinas Kesehatan Jabar Pastikan Sampel Darah Pasien Terduga Virus Corona Sudah Dikirim ke Balitbangkes Jakarta

- 23 Februari 2020, 15:42 WIB
RUANG infeksi di RSHS.* /DOK. HUMAS RSHS

PIKIRAN RAKYAT - Dinas Kesehatan Jawa Barat memastikan sampel (darah, apus tenggorokan dan lain-lain) milik tiga pasien yang dalam pengawasan Covid-19 RSHS telah dikirim ke Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta untuk diperiksa.

Untuk diketahui, salah satu pasien, yaitu pasien perempuan datang pada Jumat 21 Februari 2020 ke RSHS. Sementara dua pasien laki-laki yang juga diisolasi di Ruang Infeksi Khusus Kemuning (RIKK) belum diketahui riwayat rujukannya. 

Kepala Dinas Kesehatan Jabar dr Berli Hamdani Gelung Sakti mengatakan, sesuai prosedur, sampel pastinya sudah dikirim ke Balitbangkes. 

Baca Juga: Victor Igbonefo Bercerita Soal Kenangan Manis Bersama Persib Bandung di Stadion GBLA

"Hasilnya belum ada, biasanya 3-10 hari (baru diketahui hasilnya," kata dia saat dihubungi, Minggu 23 Februari 2020. 

Menurut Berli, tiga pasien yang dalam pengawasan tersebut merupakan bagian dari hasil pemantauan proaktif yang dilakukan petugas pelayanan kesehatan di daerah. Pihaknya meminta fasilitas pelayanan kesehatan harus siaga terhadap maraknya Covid-19. 

Untuk diketahui sebanyak tujuh rumah sakit milik pemerintah di Jawa Barat ditetapkan Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit rujukan infeksi termasuk Covid-19 atau virus Corona. Ketujuh rumah sakit tersebut yaitu RSUP dr Hasan Sadikin, RS Rotinsulu, RSUD Indramayu, RS Gunung Jati Kota Cirebon, RS Syamsudin Kota Sukabumi, RSUD Subang, dan RSUD Garut. 

Baca Juga: Pembebasan Lahan Proyek KCIC Belum 100 Persen, Chandra : Tersisa Satu Bidang di Bandung dan Bukan Suatu Masalah

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Jabar drg Marion Siagian mengatakan, ketujuh rumah sakit tersebut semula untuk rujukan penyakit infeksi flu burung tetapi tetap bisa menangani semua infeksi. Meski demikian, RS yang lain juga disiapkan untuk bisa menerima dan mengelola rujukan. 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X