Masyarakat Kota Bekasi Bersiap, Jalan Cikunir akan Ditutup Sementara

- 22 Februari 2020, 14:41 WIB
Simpang Galaxy-Cikunir yang terkena dampak proyek kereta cepat.* /RIESTY YUSNILANINGSIH/PR

PIKIRAN RAKYAT - Dinas Perhubungan Kota Bekasi memberlakukan rekayasa jalan di ruas simpang Galaxy-Cikunir yang terkena dampak proyek kereta cepat. Rekayasa diberlakukan terhitung mulai Jumat 21 Februari 2020 hingga 31 Oktober 2020.

"Akan dipasang 27 tiang pancang sepanjang ruas tersebut sehingga jalannya ditutup sementara selama pekerjaan berlangsung demi kelancaran pengerjaan juga keamanan pengguna jalan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Dadang Ginanjar, Jumat 21 Februari 2020.

Selama ruas jalan sepanjang 700 meter tersebut ditutup, diberlakukan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus melalui Jalan KH Noer Alie Kalimalang-Jalan Caman-Jalan Jatibening-Jalan Cempaka Raya-Jalan Buana Raya-Jalan Cikunir Raya arah Jatiasih.

Baca Juga: Kaget Pendaftar CPNS Membeludak, Bupati Bandung Sebut Sebagai Fenomena yang Luar Biasa

Dishub Kota Bekasi akan memastikan pengaturan lalu lintas di wilayah terdampak proyek kereta cepat akan berjalan baik dengan ditempatkannya sejumlah personel lapangan pada lokasi-lokasi penutupan jalan. 

"Di tiap titik jalan yang ditutup kami siagakan petugas pengatur lalu lintas sebanyak 16 orang dengan dua shift jam kerja selama 21 hari terhitung dimulainya penutupan Jalan Cikunir Raya," katanya.

Perihal rekayasa ini juga telah disosialisasikan kepada forum RW 10 dan Forum RW 15 Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan untuk bermusyawarah dalam menentukan jalan lingkungan sebagai jalan alternatif warga. 

Baca Juga: Persiapan Piala Dunia U-20, PSSI Laporkan Perkembangannya Kepada Pemerintah

"Dalam musyawarah dengan forum warga juga PT Wijaya Karya dan PT KCIC terdapat persetujuan bersama kaitan dengan kompensasi dampak pembangunan KCIC antara lain menyetujui PT Wijaya Karya akan melakukan perbaikan dan pengaspalan jalan lingkungan, perbaikan saluran, saluran dibuat tertutup sehingga bisa dilintasi kendaraan, normalisasi saluran Kali Baru dan Kali Bisma, serta pembersihan sipon," ucapnya.***

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X