Senin, 30 Maret 2020

Empat Kecamatan di Kabupaten Bekasi Disergap Banjir, Tiga Hari Air Tak Kunjung Surut

- 21 Februari 2020, 18:20 WIB
BANJIR rendam sejumlah pemukiman warga di Cikarang Kabupaten Bekasi, Jumat (21/2/2020).* /Tommi Andryandy/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Ratusan rumah di Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi terendam banjir, Jumat, 21 Februari 2020.

Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Bekasi membuat genangan air tak kunjung surut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pikiran-Rakyat.com di lapangan, genangan air mulai nampak sejak Rabu, 19 Februari 2020.

Baca Juga: Periode Januari hingga Februari Ditemukan 38 Kasus DBD di Karawang

Air yang semula hanya menggenangi jalan, terus meningkat hingga merendam pemukiman warga. Ketinggian air pun terpantau telah mencapai lutut orang dewasa.

Sunadi (40), salah seorang warga mengatakan, banjir bermula dari hujan yang terus mengguyur dengan intensitas sedang dan deras. Hujan bahkan tak kunjung reda sejak beberapa hari terakhir.

“Jadi (curah) hujan ini lagi tinggi-tingginya. Dari hari Rabu itu hujan terus, sampai beberapa malam itu dari sore sampai paginya lagi enggak berenti, terus hujan. Air juga terus naik,” ucap warga Blok F Perumahan Villa Kencana Cikarang ini.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Siapkan 325 Kado Istimewa bagi Warga yang Lahir Tanggal 25 dan 26 Februari

loading...

Diungkapkan Sunadi, daerah yang ditinggalinya memang kerap dilanda banjir. Namun, banjir kali ini terbilang parah, bahkan lebih tinggi dibanding banjir besar yang melanda Bekasi pada pergantian tahun baru lalu. Akibat banjir ini, tidak sedikit warga yang mengungsi.

“Kalau yang sebelumnya enggak setinggi ini. Banjir juga biasanya langsung surut. Tapi, sekarang sudah tiga hari terus begini. Rata-rata juga warga ada yang ngungsi ke rumah saudaranya, karena kan rumahnya kerendem. Kalau dibanding sebelumnya juga ini paling parah,” ucapnya.

Selain di Karangbahagia, banjir pun menerjang Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara. Banjir merendam jalan dan sejumlah rumah warga.

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Siapkan Opsi Evakuasi WNI dari Jepang

“Paling parah kemarin. Kalau sekarang hujan lagi bisa jadi banjir lagi. Harusnya memang ada perbaikan,” ucap Fauji (20).

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X