Kamis, 9 April 2020

Bertentangan dengan Aturan, Pilkades Serentak 2020 di Purwakarta Terancam Batal

- 20 Februari 2020, 17:56 WIB
ILUSTRASI pilkada serentak.*/DOK. KABAR BANTEN /null

PIKIRAN RAKYAT - Sebanyak 83 desa di Kabupaten Purwakarta terancam batal menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa serentak pada 2020. Rencana tersebut dinilai bertentangan dengan Undang-Undang dan Peraturan Menteri Dalam Negeri.

Hal itu diakui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Purwakarta Jaya Pranolo.

"Purwakarta yang telah melaksanakan Pilkades serentak sebanyak tiga gelombang pada periode pertama (enam tahun) yaitu pada 2015, 2016 dan 2017," katanya, Kamis 20 Februari 2020.

Penyelenggaraan Pilkades 2020 di Purwakarta jadi yang keempat kalinya pada periode pertama. Sedangkan, menurut UU Desa Nomor 6/2014 dan Permendagri 65/2017, Pilkades serentak dilaksanakan secara bergelombang paling banyak tiga kali dalam jangka waktu enam tahun.

Baca Juga: Ibunda Ashraf Sinclair Meneteskan Air Mata saat Ungkap Doa untuk Mendiang Putranya

Untuk itu, Jaya telah melayangkan surat kepada Kemendagri untuk meminta penjelasan aturan tersebut. 

"Jadi, kami sekarang sedang menunggu jawaban dari Direktorat Penataan dan Administrasi Pemdes terkait surat yang kami kirim," ujarnya.

Surat jawaban itu sekaligus menjadi bukti yang menguatkan kedudukan hukum pelaksanaan Pilkades serentak di Purwakarta. Jaya mengatakan hal lebih penting terlepas dari waktu pelaksanaan yang akan dilakukan tahun ini atau tahun depan.

Baca Juga: Buntut Pemecatan Melalui WhatsApp, Ketum dan Waketum Kadin Jabar Saling Lapor

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X