Sabtu, 4 April 2020

Wedding Organizer Kembali Tipu Korban hingga Puluhan Juta di Cianjur, Pelaku Tak Ditahan Lantaran Hamil

- 20 Februari 2020, 15:55 WIB
ILUSTRASI penipuan.*/DOK. PRFM /null

PIKIRAN RAKYAT - Seorang pemilik wedding organizer (WO) High Level ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan puluhan pasangan calon pengantin. Akan tetapi, pelaku berinisial BJW (27) itu tidak ditahan karena saat ini tengah mengandung sembilan bulan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, pelaku diketahui menyebabkan kerugian senilai Rp 30 juta hingga Rp 70 juta kepada sekitar 24 korban. Sejak pekan lalu, para korban pun terus berdatangan dan mengaku tertipu WO yang disebut-sebut memberikan banyak diskon untuk para calon pengantin.

Kasus tersebut sempat menyedot perhatian, karena BJW diketahui memiliki pamor yang baik selaku penyelenggaran kegiatan seperti acara musik, pesta ulang tahun, dan pertunangan. 

Baca Juga: Wabah Virus Corona Ancam Penyelenggaraan Olimpiade 2020, London Bersiap jika Batal

Pasalnya, sebelum terjun mengelola WO, pelaku dinilai cukup baik mengelola event organizer (EO). Namun, saat mengelola WO, tersangka dinilai tidak profesional sehingga merugikan klien dan dianggap melakukan penipuan.

loading...

"Pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka, setelah dilakukan pemeriksaan mendalam," kata Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Nikki Ramdhany, di Mapolres Cianjur, Kamis 20 Februari 2020.

Menurut dia, tersangka cukup kooperatif untuk mengikuti seluruh prosedur dalam permasalahan tersebut. Di tengah kondisi hamil tua, tersangka juga telah mengakui segala perbuatannya.

Baca Juga: Alasan Ali Mochtar Ngabalin Selalu Pakai Turban, antara Permintaan Ayah dan Nasihat Jusuf Kalla

Nikki menjelaskan, dengan pertimbangan kemanusiaan melihat kondisi tersangka saat ini, kepolisian pun tidak melakukan penahanan. Terlebih, berdasarkan keterangan dari medis, tersangka diprediksi akan melahirkan dalam beberapa hari ke depan. Bahkan, sudah terjadi beberapa kali kontraksi pada kandungan tersangka.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X