Minggu, 5 April 2020

Hibah Trem dari Belanda, Pemkot Bogor Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat, Dedie : Rencana Awal Akan Mendapat 24 Unit

- 18 Februari 2020, 13:19 WIB
FOTO ilustrasi transortasi trem.*/RAFAEL MARCHANTE/REUTERS /null

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Bogor masih menunggu keputusan dari Kementerian Perhubungan dan  Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, terkait  rencana penerimaan hibah moda transportasi trem dari Belanda.  

Hingga kini, Pemkot Bogor belum dapat memastikan, apakah  hibah trem dari Utrecht Belanda tersebut akan diambil atau tidak.

“Pihak Belanda masih menunggu dari Kemenhub.  Kota Bogor menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat sebagai executing agency untuk keputusan akhirnya,” ujar Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim sesuai rapat koordinasi dengan  kepala dinas di Plasa Balaikota Bogor, Selasa, 18 Februari 2020.

Baca Juga: Senandung Persib, Musisi dan Bobotoh Bertutur tentang Lagu-lagu Bertema Maung Bandung

Dedie menyebutkan, sejauh ini  Pemerintah Kota Bogor tetap menjalin komunikasi dengan Belanda.  Minggu, 16 Februari 2020 kemarin, Pemkot Bogor  melakukan pertemuan dengan perwakilan Atase Perhubungan RI-Den Haag Belanda, untuk memastikan  kelanjutan rencana hibah trem dari Belanda.

Menurut  Dedie, pihak Belanda masih menunggu  hingga Juni 2020 terkait keputusan hibah trem dari pemerintah pusat.  Jika hingga  tenggat waktu tersebut  Kementerian Perhubungan dan BPTJ belum memberi keputusan, maka rencana   hibah trem dapat  dibatalkan.

“Ya kita tunggu keputusan sampai Juni, kalau tidak ada keputusan dari pusat, rencana hibah trem sudah pasti batal,” kata Dedie.

Baca Juga: Produksi dalam Negeri dan Impor Baja Sama-sama Tinggi, Bea Antidumping Diusulkan

Dalam rencana  awal, Pemerintah Kota Bogor direncanakan akan mendapatkan hibah sebanyak 24 trem dari Belanda.   

Namun demikian,  Pemkot Bogor masih menimbang untung rugi, apakah menerima hibah trem atau melakukan kerjasama dengan PT Inka dalam penyediaan trem yang akan beroperasi di pusat Kota Bogor.

“Kalau memang tidak jadi hibahnya, Pemkot Bogor sudah memiliki alternative lain.  Kita masih bisa jalin kerjasama dengan PT Inka,  buatan trem dalam negeri juga tidak kalah bagusnya,” ucap Dedie. ***


Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X