Selasa, 7 April 2020

Cisanggarung Meluap, Enam Tanggul dan Dua Klep Jebol akibatnya Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Cirebon

- 18 Februari 2020, 06:10 WIB
ANGGOTA BPBD Kabupaten Cirebon mengungsikan anak-anak warga Desa Jatiseeng Kidul, Ciledug menggunakan perahu karet. Banjir pada Minggu malam 16 Februari 2020, merendam lima ratus unit rumah akibat meluapnya Sungai Cisanggarung dan Cijangkelok.* /AGUNG NUGROHO/PR

 

PIKIRAN RAKYAT - Sungai Cisanggarung meluap pada Minggu 16 Februari 2020 malam mengakibatkan banjir di empat kecamatan di wilayah timur Kabupaten Cirebon. Enam tanggul dan dua klep jebol, ratusan rumah terendam setinggi 1,5 meter.

Hingga Senin siang 17 Februari 2020, banjir masih menggenang. Meski sempat turun, namun warga masih dicekam ketakutan karena hujan diperkirakan masih akan terus turun.

Empat kecamatan yang dilanda banjir masing-masing Pesaleman, Ciledug, Pabedilan dan Losari di sepanjang perbatasan dengan Jawa Tengah. Sedikitnya lima ratus rumah warga terendam, ratusan warga terpaksa diungsikan karena ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Buru Dokter Klinik Aborsi Tempat Ditemukan 903 Jasad Janin

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menjelaskan, banjir diakibatkan meluapnya dua sungai. Selain itu juga akibat hujan lebat yang turun selama lebih dari tujuh jam.

Sungai Cisanggarung diketahui mulai meluap pada Minggu malam pukul 22.00. Selain membawa debit air yang sangat melimpah, juga memperoleh pasokan air dari meluapnya sungai Cijangkelok.

Baca Juga: Kesal Instagramnya Diretas, Musisi Korea Selatan IU Layangkan Ancaman Serius

"Cisanggarung meluap karena dapat limpahan air dari Cijangkelok. Air semalam sangat melimpah. Kami langsung mengungsikan warga," tutur Ketua BPBD, Dadang Suhendra.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X
x