Selasa, 7 April 2020

Lampaui Target Nasional, Penerimaan Pajak Kanwil DJP Jabar 2 Catatkan Peningkatan

- 17 Februari 2020, 15:47 WIB
KEMENTERIAN Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mengajukan dua RUU Omnibus Law yaitu di bidang perpajakan dan lapangan kerja. /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat II berhasil mengumpulkan penerimaan pajak sebesar Rp 38,74 triliun sepanjang 2019. Meskipun tak mencapai target yang dipatok, raihan tersebut mencatatkan peningkatan dibadingkan perolehan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Jabar II Nirmala Rustini menyebutkan, target pengumpulan pajak yang dipatok semula sebesar Rp 45,59 triliun. Namun perolehan yang terealisasi setara dengan 84,49 dari target.

"Memang belum mencapai target, tapi sudah lebih baik dibandingkan pengumpulan pajak tahun 2018 karena ada kenaikan 5,99 persen," kata Nirmala di sela 'media gathering', Senin 17 Februari 2020.

Baca Juga: Ramai Pemberitaan Raibnya Berlian Milik sang Putri, Ibunda Lina Jubaedah Sebut Teddy Punya Utang ke Keluarga

Tak sekadar lebih besar daripada perolehan tahun sebelumnya, jajaran Kanwil DJP Jabar II pun cukup berbangga atas prestasi kinerjanya sepanjang 2019.

"Realisasi penerimaan pajak Kanwil DJP Jabar II lebih besar daripada capaian nasional yang ada di angka 84,49 persen. Pertumbuhan perolehan pajak Kanwil DJP Jabar II juga lebih tinggi karena pertumbuhan nasional hanya di kisaran 1,49 persen," katanya.

Lebih lanjut Nirmala menyebutkan jenis pajak yang berkontribusi besar pada penerimaan 2019 ialah PPN impor sebesar 23,57 persen, disusul PPN dalam negeri (22,22%), dan PPH Pasal 21 (17,86%).

Baca Juga: Kondisi Lintasan Menantang, MRT Fase 2A dari Bundaran HI hingga Stasiun Kota Jakarta Ditarget Rampung 2024

Sementara industri pengolahan menjadi sektor yang berkontribusi paling besar yakni 64,16 persen, lalu perdagangan besar dan eceran (12,92%), konstruksi industri pengolahan (4,88%), dan real estate (4,38%).

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X
x