Kamis, 27 Februari 2020

Eceng Gondok Sulit Dibersihkan dari Waduk Jatiluhur, Jasa Tirta II Baru Memasang Bouy untuk Mencegah Penyebarannya

- 14 Februari 2020, 16:18 WIB
ECENG gondok mengganggu keindahan Waduk Jatiluhur.* /Hilmi Abdul Halim/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Tanaman eceng gondok merebak di Waduk Juanda Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten PurwakartaJasa Tirta II selaku pengelola bendungan tersebut belum bisa maksimal membersihkannya, karena ada limpahan dari perairan lainnya.

Tanaman tersebut biasa muncul pada musim hujan di Waduk Jatiluhur maupun Waduk Saguling dan Cirata.

"Begitu Januari 2020 air meningkat sehingga ada yang bergerak melimpah ke sini," kata Direktur Utama Jasa Tirta II Saefudin Noer, Jumat, 14 Februari 2020.

Baca Juga: Nama Marshanda Terseret dalam Kasus Zefania, Karen Pooroe: Saudari M yang Punya Apartemen

Penanganan eceng gondok di Waduk Jatiluhur memerlukan kerja sama dengan pengelola Waduk Saguling dan Cirata. Sehingga, tanaman tersebut tidak "dibuang" ke Waduk Jatiluhur melalui Sungai Citarum, tapi dipinggirkan ke daratan.

Adapun di Waduk Jatiluhur, Saefudin mengaku masih menunggu waktu penanganan yang tepat.

"Kalau kita bersihkan berkali-kali padahal akan datang berkali-kali juga, maka akan capek teman-teman (petugas yang membersihkan)," katanya.

Baca Juga: Lindungi Petani, Disperindag Jabar Siapkan 13 SRG Jadi Pusat Distribusi Provinsi

Meskipun demikian, pembersihan eceng gondok dilakukan di sekitar Istora Jatiluhur yang menjadi lokasi acara Komunikasi Pembangunan Daerah Jawa Barat, Kamis,13 Februari 2020 lalu.

Saefudin meyakinkan pembersihan tidak terkait dengan acara yang dihadiri gubernur dan para kepala daerah tingkat II itu.

"Memang sudah diprogramkan, jadi kami tidak pernah membuat program (pembersihan eceng gondok) untuk orang lain," ujar Saefudin. Program tersebut diklaim sudah rutin dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Baca Juga: Spesial Hari Valentine, Simak 7 Manfaat Cokelat Hitam Bagi Kesehatan

Keberadaan eceng gondok dikeluhkan sejumlah pengunjung di lokasi acara Kopdar. Menurut mereka, tanaman yang mengambang di atas air itu mengurangi keindahan pemandangan di Waduk Jatiluhur.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X