Jumat, 28 Februari 2020

Keluarga Pengepul Rongsokan Terima Klaim Jaminan Kematian Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan Cikarang

- 14 Februari 2020, 07:57 WIB
TAMI menerima jaminan kematian senilai Rp 42 juta dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bekasi-Cikarang, Kamis, 13 Februari 2020. Jaminan itu diberikan setelah sang suami, Manyin, terdaftar sebagai peserta mandiri BPJS Ketenagakerjaan.* /TOMMI ANDRYANDY/PR

PIKIRAN RAKYAT - Tami (50) akhirnya bisa bernapas lega. Kerisauannya setelah sang suami meninggal dunia setidaknya dapat berkurang.

Dia tidak terlalu lagi memikirkan nasib keluarga setelah sang tulang punggung berpulang.

Tami menerima jaminan kematian senilai Rp 42 juta dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bekasi-Cikarang.

Baca Juga: Longsor Dekat Tol Purbaleunyi, Bupati Aa Umbara Minta Jasa Marga Bertanggung Jawab

Jaminan itu diberikan setelah sang suami, Manyin, terdaftar sebagai peserta mandiri BPJS Ketenagakerjaan.

“Ya memang awalnya sempat bingung bagaimana setelah bapak meninggal. Tapi ternyata bapak ikutan BPJS Ketenagakerjaan. Alhamdulillah ada santuannya, sudah diterima,” ucap dia usai menerima santunan jaminan kematian di aula Desa Karang Mukti Kecamatan Karangbahagia Kabupaten Bekasi.

Diberikan secara simbolis oleh Kepala Bidang Kepersertaan Program Khusus Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang Achmad Hidayat didampingi Kepala Desa Karang Mukti, Sumardi.

Baca Juga: Disoroti BPK, DPRD DKI Jakarta Minta Pemprov Seriusi Tagihan PSU Pengembang

Tami mengaku sempat risau pasca wafatnya sang suami. Terlebih sang suami merupakan tulang punggung keluarga yang menghidupi dia beserta para anaknya.

Namun, kini Tami kerisauan itu mulai berkurang. “Ya dapat rejeki yang memang jaminan suami. Tinggal bagaimana ini mau dipakai usaha, buat modal,” ucap dia.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X