Kamis, 2 April 2020

Kolam Jaring Apung Waduk Jatiluhur Dikurangi Sesuai SK Ridwan Kamil, Kolam Air Tenang Diuji Coba

- 9 Februari 2020, 19:00 WIB
KERAMBA jaring apung di Waduk Jatiluhur.* /DOK.PR

PIKIRAN RAKYAT – Rencana pengurangan jumlah Kolam Jaring Apung di Waduk Juanda Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta segera dilaksanakan berdasarkan SK Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dampaknya, dikhawatirkan mengancam untuk menurunkan produksi perikanan lokal.

Pemerintah daerah berupaya mengalihkan budidaya ikan air tawar ke kolam air tenang.

Baca Juga: Tata Kota Canberra Menarik Perhatian Presiden Jokowi : Yang Baik Kita Ambil Untuk Ibu Kota Baru

"Kolam air tenang bisa jadi solusi pengurangan KJA. Kami baru lakukan percontohan di Jatiluhur dua titik (lokasi), Sukasari satu titik. Jadi kolamnya itu pakai terpal," kata Kepala Seksi Kelembagaan Usaha di Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta Dian Herdiana, Minggu, 9 Februari 2020.

Pembudidayaan ikan dengan metode tersebut masih dibiayai pemerintah daerah setempat sejak tahun lalu.

loading...

Program tersebut rencananya juga akan diteruskan pada 2020 menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah.

Baca Juga: WNI Eks-ISIS Makin Berat untuk Pulang, Ali Mochtar Ngabalin: Jangan Lagi Membebani Negaramu

"2020 targetnya dari APBD itu untuk tiga titik lagi. Sudah sempat diusulkan ke pusat tapi belum realisasi," katanya. Dian mengakui kemampuan pemerintah daerahnya belum maksimal karena keterbatasan anggaran.

Program tersebut juga tidak sebanding dengan jumlah KJA yang akan dikurangi mulai tahun ini.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X