Rabu, 8 April 2020

Kejari Karawang Periksa 45 Saksi Dalam Dua Perkara Korupsi

- 6 Februari 2020, 14:27 WIB
ILUSTRASI Korupsi.* /DOK. PR

PIKIRAN RAKYAT - Kejaksaan Negeri Karawang sedikitnya telah meminta keterangan 45 saksi dalam perkara kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Penerimaan Dana Peningkatan Mutu Manajeman Sekolah (PMMS), dan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) tahun 2015-2016  di SMKN 2 Karawang.

"Status perkara tersebut kini sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Namun kami belum menentukan tersangka dalan kasus korupsi dana BOS di SMKN 2 Karawang itu," ujar Kepala Kejari Karawang Rohayatie melalui Kepala Seksi Pindana Khususa, Prasetyo Budi Utoyo, Kamis 6 Februari 2020. 

Menurutnya, pemeriksaan puluhan saksi tersebut terkait pengelolaan, pendistribusian dan penerimaan BOS (PMMS) dan dana BPMU 2015-2016 senilai Rp 7 miliar.

Baca Juga: Pergerakan Tanah di Kampung Batu Gede, Ancam Ratusan Jiwa Warga

"Kami juga masih akan menggali keterangan dari sejumlah saksi lainnya," kata Prasetyo.

Sementara itu, lanjut dia, Kejari Karawang pun sedang menangani kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) pada Dinas Pertanian Karawang senilai Rp 9,2 miliar.

Dalam kasus itu, pihaknya telah memeriksa saksi pegawai Dinas Pertanian dan sejumlah kelompok tani penerima DAK.

Baca Juga: Dampak Wabah Virus Corona, Warga Singapura Borong Masker di Apotek dan Swalayan Batam

"Saksi-saksinya masih terus kami periksa dalam kasus penggunaan DAK. Pemeriksaan dilakukan secara maraton. Setelah itu, kami akan menentukan tersangkanya," ucap Prasetyo.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X