Jumat, 5 Juni 2020

Potensi Lahan Parkir di Pangandaran Belum Tergali Secara Maksimal

- 4 Februari 2020, 19:11 WIB
MULAI dari pintu masuk hingga jalur pantai barat Pantai Pangandaran dipadati oleh kendaraan pengunjung yang baru masuk, Sabtu, 25 Januari 2020.* / AGUS KUSNADI/KP

PIKIRAN RAKYAT - Potensi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dari retribusi lahan parkir sangat besar, namun hingga kini potensi tersebut belum tergali secara maksimal.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Lingling Nugraha Senjaya menjelaskan, target PAD dari retribusi parkir untuk tahun 2019 kemarin tercapai sekitar Rp 3 miliar.

Lingling merinci hasil pendapatan PAD parkir tahun 2019 yaitu untuk retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum dari target Rp 208.600.000 tercapai 177.968.000, sedangkan untuk retribusi tempat khusus parkir dari target RP 2.816.100.000 tercapai Rp 2.017.881.000.

Baca Juga: Chelsea Memikirkan Untuk Mencari Pengganti Kepa Arrizabalaga

Hanya saja menurut Lingling, lahan parkir yang ada di Pangandaran ada yang dikelola oleh petugas Dinas Perhubungan juga ada yang dikelola oleh juru parkir dari warga.

"Sebenarnya potensi dari retribusi parkir masih bisa digali dan dikembangkan dengan cara melakukan kerjasama dengan dengan juru parkir yang dikelola oleh warga," ujar Lingling, Selasa, 4 Februari 2020.

Seraya dirinya menambahkan, berdasarkan data ada sekitar 80 orang juru parkir yang dikelola oleh warga.

Baca Juga: 3 Penumpang Kapal Pesiar Tiongkok-Vietnam Terjangkit Virus Corona

"Kita bisa kerjasamakan untuk menambah PAD. Kita kasih seragam dan peluit untuk juru parkir supaya retribusi parkir yang dikelola oleh warga bisa ada pemasukan untuk PAD," ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X