Kamis, 2 April 2020

Lanud Suryadarma Siapkan Tim Reaksi Cepat Bencana

- 2 Februari 2020, 19:56 WIB
PARA Peserta tengah mengikuti pembekalan safe rescue di Situ Cileunca.* /Miradin Syahbana Rizky

PIKIRAN RAKYAT - Komando Lapangan Udara Suryadarma Kalijati Kabupaten Subang menyiapkan Tim Reaksi Cepat untuk tanggap bencana alam di wilayah Subang, Purwakarta dan Karawang.

Seluruh pasukan tersebut melakukan apel kesiapsiagaan bencana alam.Apel kali ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI I Wayan Sulaba di Apron Baseops Dinas Operasi Lanud Suryadarma.

 "Pasukan Tim Reaksi Cepat dan pasukan lainnya terdiri dari berbagai macam unsur yang siap digerakkan apabila terjadi bencana," katanya, Senin, 27 Februari 2020.

Baca Juga: Alih-alih Membeli Motor, Pencuri Gunakan Modus Tipu Gelap

Melalui siaran persnya, anggota tim yang dimaksud meliputi unsur kesehatan, penerangan, pengamanan terbuka, pengamanan tertutup, fasilitas pemeliharaan, angkutan, pencarian penyelamatan (search and rescue/SAR), pelayanan personel dan dukungan operasi penerbangan.

Pembentukan tim reaksi cepat bencana alam itu menurut Danlanud Suryadarma, termasuk tugas pokok TNI menurut Undang-Undang Nomor 34/2004 tentang TNI. "Salah satunya yaitu Operasi Militer Selain Perang (OMSP)," kata I Wayan dalam pidato sambutannya.

loading...

Bentuk OMSP TNI di antaranya adalah membantu tugas pemerintahan di daerah. Dalam hal ini, membantu menanggulangi dampak bencana alam, menyiapkan pengungsian, memberikan bantuan kemanusiaan serta membantu pencarian dan pertolongan.

Baca Juga: Sakit Kepala pada Wanita, Bisa Jadi Berkaitan dengan Masalah Hormon Seperti Menstruasi

“Kesiapsiagaan TNI khususnya dalam operasi penanggulangan bencana harus dipelihara dengan menyelenggarakan latihan secara periodik dan terukur, sejak mulai perencanaan hingga pelaksanaan operasi di kawasan bencana sebagai bagian dari manajemen bencana,” tutur I Wayan yang merupakan Alumni AAU 89.

Berdasarkan pengalamannya, I Wayan mengingatkan pasukan bahwa tugas SAR saat membantu menyelamatkan korban bencana alam adalah tugas yang penuh resiko. Karena itu, tugas mereka harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada.

"Meskipun demikian, tugas ini adalah tugas yang mulia, di mana kita bisa membatu dengan maksimal kepada saudara kita yang membutuhkan pertolongan” ujar Danlanud kepada peserta apel.

Baca Juga: Siap Rawat Anak-anak Nikita Mirzani saat Sahabatnya Ditahan, Fitri Salhuteru: Saya akan Jaminkan Seluruh Hidup Saya untuk Niki dan Anak-anak

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X