Jawa Barat Tempati Posisi Buncit Soal Indeks Pembangunan Pemuda

- 2 Februari 2020, 15:26 WIB
FOTO Seminar kepemimpinan dan pelatihan bidang pertanian bagi pemuda Desa Ciawang, Tasikmalaya.* /

PIKIRAN RAKYAT - Anggota Komisi V DPRD Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna meyebutkan, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Jawa Barat menempati peringkat ke-34 atau terbawah di Indonesia. Hal itu disebabkan salah satunya masih belum meratanya lembaga pendidikan setingkat SMA/SMK/MA.

"Pemerataan pendidikan  di Jawa Barat masih jauh sehingga berdampak kepada IPP. Tidak semua kecamatan memiliki SMA/SMK apalagi berstatus negeri," kata Dadang Supriatna, dalam diskusi di PWI Kabupaten Bandung, Sabtu 1 Februari 2020.

Lebih jauh Dadang menyatakan, ada beberapa faktor yang menjadi kendala tidak meratanya pendidikan di Jawa Barat.

Baca Juga: Unggah Foto Anaknya Berseragam Taekwondo, Nikita Mirzani: Ami Aman di Tangan Azka

"Salah satunya wilayah Jawa Barat yang sangat luas dengan demografi berbukit-bukit. Tidak usah ambil contoh yang jauh, di wilayah Kabupaten Bandung yang memiliki 31 Kecamatan, namun SMAN yang tersedia hanya sekitar 19 sekolah. Sehingga Jumlah tersebut sangat kurang untuk di wilayah Kabupaten Bandung," katanya.

loading...

Jumlah SMK negeri pasti lebih sedikit daripada SMA yang seharusnya setiap kecamatan memiliki empat SMPN dan dua SMAN/SMKN sehingga warga yang akan memasukan anaknya ke sekolah negeri tidak usah keluar kecamatan atau keluar kabupaten.

"Akses sekolah juga dekat sehingga orang tua juga gak perlu keluar biaya mahal untuk transportasi anak. Sekarang ini masih banyak siswa yang harus naik angkutan umum bahkan ojeg sebab gak ada transportasi umum," ujarnya.

Baca Juga: Tujuh Juta Jiwa Meninggal, Kanker Jadi Pembunuh Nomor Dua di Dunia

Bahkan, banyak siswa di Kabupaten Bandung khususnya di daerah perbukitan seperti Kecamatan Kertasari, Ibun, Arjasari atau Pangalengan harus jalan kaki cukup jauh untuk bisa bersekolah.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X