Selasa, 18 Februari 2020

Disukai Ridwan Kamil dan Mang Oded, 5 Ibu-ibu Ciptakan Masakan Sunda Buhun dari Kerajaan Galuh dan Aria Wiratanudatar

- 29 Januari 2020, 17:49 WIB
LIMA orang perempuan dari kiri ke kanan Muthia Purnamawati, Dizi Sasthia Devi, Senny Bunyamin, Rosalyna dan Zun Nur Ain Fauzia saat menyajikan hidangan Sunda Buhun di Warung Ayakan, di Jalan L.L Martadinata Kota Bandung pada Rabu 29 Januari 2020.* /MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR

PIKIRAN RAKYAT - Mengandalkan resep bumbu dari Kerajaan Galuh dan resep dari Aria Wiratanudatar di Cianjur 5 orang perempuan sajikan resep Sunda Buhun untuk saingi makanan khas dari luar negeri.

Menggunakan kecombrang, perempuan-perempuan ini berani menjual masakan tersebut tetapi di luar ekspektasi masakan-masakannya ini justru digemari. Bahkan ke kaum milenial yang selama ini justru menggemari masakan barat, Korea dan Jepang.

"Kami mempunyai menu yang tidak ada di daerah mana pun, provinsi mana‎ pun, bahkan belahan dunia mana pun. Resep ini adalah pepes ikan tuna kecombrang yang dalam satu minggu kami buka restoran, mendapatkan respon positif dari pembeli," kata salah satu owner Warung Ayakan Senny Bunyami, di Warung Ayakan, di Jalan L.L R.E Martadinata, Kota Bandung pada Rabu 29 Januari 2020.

Baca Juga: Korban Teridentifikasi Virus Corona di Hongkong Bertambah Menjadi 10 Orang

Senny menyatakan masakan yang disajikan di tempatnya ini diakuinya sangat mengandalkan kecombrang atau honje dalam Bahasa Sunda.

"Kecombrang ini memiliki tekstur yang 'crunchy' dan ada rasa asam manisnya, dan hasilnya banyak orang yang menyukainya," katanya.

Hanya saja lanjut Senny masakan yang dimasak ini bukan masakan standar rumahan pada umumnya. Tetapi masakan tersebut memang benar merupakan warisan dari nenek moyang 5 orang pendiri rumah makan anti mainstream tersebut.

Baca Juga: Sudah Jadi Gaya Hidup, Jawa Barat Akan Gelar Pameran Umrah Juara

"Kami juga mempunyai menu yang disukai oleh Wali Kota Bandung dan Gubernur Jabar yaitu sayur lodeh. Bahkan Kang Emil sudah sering meminta langsung untuk di antarkan ke kediamannya sayur lodeh ini, begitu juga dengan Pak Oded," katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X