Antisipasi Merebaknya Penyebaran Virus Corona, RSUD Al Ihsan Siapkan Posko

- 27 Januari 2020, 14:41 WIB
RUMAH Sakit Al Ihsan membuka posko khusus virus corona.* /NOVIANTI NURULLIAH/PR

PIKIRAN RAKYAT - Meski bukan termasuk wilayah endemik virus Corona, RSUD Al Ihsan sebagai salah satu rumah sakit milik Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan posko Corona untuk mengantisipasi penyebaran virus di kalangan masyarakat. Posko tersebut didirikan di depan pintu masuk instalasi gawat darurat RSUD Al Ihsan dengan nama Pusat Informasi dan Krisis Center Novel Corona Virus RSUD Al Ihsan.

Kasubag Humas RSUD Al Ihsan Zaenal mengatakan, di posko tersebut telah disiagakan tenaga dokter dan perawat selama 24 jam yang mulai aktif pada Senin 27 Januari 2020. Selain menyiapkan tenaga medis, lanjut Zaenal, RSUD Al Ihsan pun telah menyiapkan satu ruangan khusus jika ditemukan adanya pasien dengan gejala-gejala menyerupai virus Corona.

“Ini (posko Corona) sebagai upaya identifikasi awal untuk mengantisipasi merebaknya Corona walaupun di kita bukan termasuk daerah endemik. Jika ada pasien yang mengalami demam tinggi di atas 38 derajat, batuk, sulit bernapas, dan pernah ada perjalanan ke Tiongkok termasuk ke daerah lainnya di luar negeri yang diduga merupakan endemik Corona, maka kita akan periksa lebih lanjut dan diisolasikan,” ujar dia.

Baca Juga: Tak Hanya Kenali Gejala Virus Corona, Masyarakat Diminta Pahami Juga Sistem Rujukan

Masih dikatakan Zaenal, jika dari hasil assesment terhadap pasien yang mengalami demam tinggi, batuk, sesak napas, dan pernah melakukan perjalanan ke luar negeri yang merupakan daerah endemik Corona, maka pihaknya akan dilakukan penanganan lebih lanjut di ruangan tersendiri. Upaya isolasi itu dilakukan jika pasien tersebut telah dinyatakan sebagai suspect.

“Kalau penanganan bisa dilakukan di kita (RSUD Al Ihsan), kita tangani. Tetapi kalau tidak bisa (tertangani) ya kita rujuk ke rumah sakit rujukan,” kata dia.

Disinggung mengenai daya tampung di ruang isolasi tersebut, Zaenal menuturkan, ruangan tersebut baru bisa menampung 1 orang. Meskipun demikian pihaknya mengaku telah menerapkan standar pelayanan minimum dalam hal antisipasi penularan virus Corona ini. Sejak dibuka posko tersebut, kata dia, belum ada pasien yang dinyatakan terpapar virus tersebut di wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

Baca Juga: Waspadai Virus Corona, RS Syamsudin Siapkan Ruangan Isolasi dan APD

“Alhamdulillah, sejauh ini negatif. Artinya tidak ada laporan pasien yang dinyatakan terpapar hingga siang ini (Senin, 27 Januari 2020) di RSUD Al Ihsan. Jika ada pasien atau warga yang mengalami beberapa gejala (demam tinggi, batuk, sulit bernapas, dan pernah melakukan perjalanan ke luar negeri khususnya ke daerah endemik), maka kita lakukan pemeriksaan thermal itu dan assesment. Jadi tidak setiap pasien di-thermal,” ucap Zaenal.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X