Pelajar di Bandung Barat Tewas Terjun ke Jurang, Diduga Hindari Tawuran

- 25 Januari 2020, 10:12 WIB
POLISI membawa jasad korban pelajar asal Bandung Barat yang terjun ke jurang sedalam 25 meter di Kampung Sukamaju, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Cianjur, Jumat 24 Januari 2020.* /AHMAD FIKRI/ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Pelajar SMP asal Kabupaten Bandung Barat yang jatuh ke jurang di Kampung Sukamaju, Kecamatan Haurwangi, Cianjur ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka mengenaskan di kepala.

"Tim sempat mengalami kendala karena jurang cukup dalam serta kurangnya penerangan. Jasad korban ditemukan sudah tidak bernyawa," kata Kapolsek Bojongpicung, AKP A. Nana Suryadi di Cianjur, Jumat 24 Januari 2020.

Jasad korban yang dievakuasi dari dasar jurang langsung dibawa ke RSUD Cianjur untuk keperluan visum.

Akan tetapi, petugas tidak menemukan identitas dari saku baju atau celana korban.

Baca Juga: Dua Ormas Bentrok di Sukabumi, Tiga Orang Luka Bacok

loading...

Baca Juga: Situ-situ di Bandung Selatan pada Peta Tahun 1931

Kapolsek menjelaskan, tewasnya korban berawal ketika dia bersama tiga pelajar lainnya berusaha menghindari kejaran kelompok pelajar lainnya yang terlibat tawuran. Diduga tidak mengetahui medan, keempat pelajar tersebut melompat ke dalam jurang.

"Mereka tidak menyangka kalau jurang yang mereka lompati memiliki kedalaman hingga 25 meter. Tiga orang menyelamatkan diri dengan cara bergelantungan di pepohonan," katanya seperti dilaporkan Antara.

Akan tetapi, satu orang lainnya jatuh ke dasar jurang sedalam 25 meter.  Dua orang yang selamat diamankan warga dan dilepaskan, sedang satu orang lainnya diamankan di Mapolsek Bojongpicung.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X