Modifikasi Rem Asal-asalan Jadi Penyebab Kecelakaan Bus Terguling di Subang, Korban Tewas Bertambah

- 22 Januari 2020, 16:26 WIB
BUS yang terguling di daerah Palasari, Ciater, Subang Sabtu, 18 Januari 2020.* /DALLY KARDILAN/GM

PIKIRAN RAKYAT – Modifikasi asal-asalan pada bagian rem bus menjadi penyebab terjadinya kecelakaan maut di Kampung Nagrok, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, 18 Januari 2020 lalu.

Seperti diketahui pada kecelakaan bus terguling di Subang tersebut 8 orang meninggal dunia ditambah 1 orang lagi meninggal dunia setelah beberapa hari koma karena alami luka berat.

"Pada bagian rem, katup pengisian 4 jalur ini seharusnya alirannya menggunakan pipa besi. Tetapi pada bus tersebut malah menggunakan selang karet, selain itu penguncinya pun diganti bahan lain. Penguncinya menggunakan bagian ‎dalam ban yang diikatkan," kata Dirlantas Polda Jabar, Komisaris Besar Polisi Eddy Djunaedi didampingi, Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Polisi, Saptono Erlangga Waskitoroso, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung pada Rabu 22 Januari 2020.

Baca Juga: 3 Manfaat Kesehatan Minum Air yang Disimpan di Poci Tanah Liat

Baca Juga: Suasana Jadi Alasan Ezechiel N’Douassel Tinggalkan Persib Bandung 

Menurut Eddy karena modifikasi tersebut penggunaan rem bus PO Purnamasari, Nopol E 7508 W itu menjadi tidak maksimal.

Bahkan rem yang berfungsi baik dari 4 ban yang ada hanya di bagian kanan belakang saja.

"Sisanya kedua ban depan dan ban kiri belakang tidak berfungsi dengan baik," katanya.

Baca Juga: Seorang Pelajar Jakarta Bunuh Diri di Sekolah, LPA Generasi Minta Kemendikbud Turun Tangan

Penyebab kecelakaan tersebut pun jadi lanjut Eddy dipastikan karena rem blong.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X