Minggu, 5 April 2020

Masuk 20 Besar Daerah Rawan Bencana Nasional, Ciamis Siapkan Rp 10 Miliar untuk Penanggulangan

- 21 Januari 2020, 18:42 WIB
BUPATI Ciamis Herdiat Sunarya bersama Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso serta Komandan Kodim 0613 Ciamis Letkol. Arm Tri Arto Subagio memeriksa kesiapan peralatan untuk penanganan bencana, usai Apel Kesiagaan Bencana Tahun 2020 di Alun-alun Ciamis, Selasa, 21 Januari 2020.* /NURHANDOKO/PR

Pada indeks kerawanan bencana, lanjutnya Ciamis termasuk dalam  wilayah dengan kerentanan tinggi.

Secara nasional berada pada urutan 16 dari 494 kabupaten di Indonesia serta urutan 5 dari 26 kabupaten dan kota di Jabar.

Baca Juga: Kondisi Sekolah 'Misbar' Di Tarumajaya Kabupaten Bekasi Bakal Dibahas dengan Pemerintah Pusat

Hal tersebut merupakan peringatan bagi semua agar lebih meningkatkan kewaspadaan.

“Selain bencana alam seperti banjir, longsor , angin kencang dan gempa,  indikator lain yang menjadikan Ciamis termasuk renan bencana yakni masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang kebencanaan. Mudah-mudahan tidak ada bencana,” katanya.

Menyinggung sarana dan prasarana yang tersedia, Bupati Ciamis Herdiat mengatakan masih ada beberapa peralatan yang harus ditambah. Misalnya perahu karet, mobil tanki air bersih dan lainnya.

Baca Juga: Lebih dari 20.000 ASN Menjelang Pensiun Tidak Akan Dipindah Tugas ke Ibu Kota Baru

“Sebenarnya peralatan sudah cukup lengkap, akan tetapi memang ada yang harus ditambah. Piranti tersebut harus selalu siap untuk digunakan,” katanya.

Terpisah Kepala BPBD Ciamis Soekiman mengatakan potensi kerawanan bencana di tatar galuh Ciamis sebelah selatan, didominasi oleh pergerakan tanah, longsor, sedangkan di selatan banjir.

“Namun demikian tidak menutup kemungkinan di selatan juga ada longsor, sedang di uatara banjir. Sedangkan angin kencang dapat terjadi dimana saja,”  katanya.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X