Kamis, 9 April 2020

Instruksi Ridwan Kamil, Belasan Ribu Kolam Jaring Apung di Waduk Jatiluhur Akan Ditertibkan Lagi

- 21 Januari 2020, 15:27 WIB
KONDISI Bendungan Ir H Djuanda atau Waduk Jatiluhur di Purwakarta. Perum Jasa Tirta II membantah kabar bahwa banjir di Bekasi dan sekitarnya beberapa waktu lalu terjadi karena kondisi waduk ini.* /DOK. PERUM JASA TIRTA II

Selain di Waduk Jatiluhur, penertiban KJA juga akan dilakukan di Waduk Cirata Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta.

"Dari 98.000 KJA di Cirata akan dikurangi menjadi 7.000. Ada tiga kabupaten (yang terlibat), Purwakarta, Cianjur dan Bandung Barat," ujar Budi.

Baca Juga: Kerap Dibuang, Tulang Ayam Ternyata Bisa Diubah Jadi Kreasi Replika Senilai Jutaan Rupiah

Penertiban KJA di Waduk Jatiluhur sebenarnya sudah dilakukan sejak 2015 lalu.

Berdasarkan data dari pengelola bendungan, Perum Jasa Tirta II yang dikutip dinas terkait, jumlah KJA sebelum dilakukan penertiban mencapai sekitar 45.000 unit.

Banyak pula KJA baru yang dibangun tanpa sepengetahuan pengelola Waduk Jatiluhur. Terlebih, setelah penertibannya dihentikan sementara pada 2019 lalu.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memang menyatakan bahwa penertiban KJA di Waduk Jatiluhur juga akan diikuti dengan penerapan teknologi. Sehingga, meskipun luas KJA yang berkurang signifikan, produktivitas perikanan masyarakat tidak akan berkurang.

"Jadi ada suatu teknologi baru yang sedang kita eksperimenkan dalam tiga bulan untuk membuktikan satu teori," kata Ridwan saat berkunjung ke Kawasan Waduk Jatiluhur beberapa bulan lalu.

Baca Juga: Terbang ke Kanada, Pangeran Harry Kembali Bersatu dengan Meghan dan Baby Archie

Teknologi tersebut dipercaya dapat membuat air dalam KJA dan air di Waduk Jatiluhur tidak bercampur secara langsung.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X