Toko Pupuk dan Warung Nasi di Majalengka Hancur Tergerus Air Sungai Cijurey

- 20 Januari 2020, 14:46 WIB
TOKO pupuk dan warung kopi milik Yoyoh warga Desa Tanjungsari dan Encas warga Rajagaluh di Blok Sawahlega, Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka hancur terseret air singai Cijurey. Air juga mengancam showroom sepeda motor milik Eli dan penggergajian batu, Minggu, 20 Januari 2020.* /TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON

PIKIRAN RAKYAT - Kios Pupuk serta sebuah warung makan dan kopi di ruas jalan Majalengka-Rajagaluh tepatnya di Blok Sawah Lega, Desa Salagedang, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka hancur ternawa arus air Sungai Cijurey, Minggu, 19 Januari 2020 malam.

Air sungai juga mengancam rumah Eli dan showroom sepeda motornya serta penggergajian batu.

Tidak ada korban jiwa pada musibah tesrebut, namun kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 200.000.000.

Pupuk sebanyak lebih dari 15 ton serta saprotan hanyut terbawa air, demikian juga dengan sejumlah barang elektronik yang ada di warung.

Baca Juga: Mengenal Cookies pada Website dan Alasan Kita Harus Menolaknya

Selain menghancurkan dua kios berukuran 10 X 3 m ini, air sungai juga merusak senderan sepanjang kurang lebih 30 meteran dan tambak limpas yang berfungsi sebagai penahan air, agar air tidak langsung menghancam jembatan yang ada di bagian barat deretan kios dan penggergajian batu.

Akibat hancurnya senderan, kini bahu jalan di lokasi tersebut juga terancam gerusan air.

Bagi jalan dengan tebing sungai tinggal berjarak kurang lebih satu meteran. Itupun bagian bawahnya sudah tersosok air.

Baca Juga: Dikembangkan Jadi Destinasi Superpremium, Jokowi Sebut Labuan Bajo Butuh Tambahan Hotel

Dua kios yang hancur ini adalah milik Yoyoh warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Sindang serta warung kopi milik Encas warga Rajagaluh.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X