Rabu, 8 April 2020

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Rumah Sakit Bagi Korban Kecelakaan Bus di Ciater Subang

- 19 Januari 2020, 13:38 WIB
Shalat jenazah korban kecelakaan bus.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Korban kecelakaan tunggal bus di Ciater Subang yang merupakan para kader Posyandu Bojong Pondok Terong, Citayam, Depok dipastikan mendapatkan perawatan gratis dari Pemerintah Kota Depok.

"Bagi korban yang dirawat di RSUD Kota Depok otomatis gratis, sedangkan yang dirawat RSUI jika memang pasien ada BPJS maka bisa digunakan, jika belum punya maka menggunakan biaya tak terduga (BTT) kesehatan untuk perawatan sampai mereka sembuh," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris usai melaksanakan shalat jenazah di Depok, Minggu 19 Januari 2020 dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Sebanyak delapan korban meninggal dunia yang merupakan kader posyandu di wilayah Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, dishalatkan di Masjid Assobariyah Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat.

Baca Juga: Kurang dari 2 Minggu Inggris Resmi Keluar dari Uni Eropa, Pelaku Usaha di Inggris Mulai Resah

Idrus turut mengucapkan duka cita yang mendalam atas kecelakaan tersebut dan menewaskan 8 warga Depok serta puluhan lainnya mengalami luka-luka.

"Saya yakin ada hikmah atas peristiwa tersebut dan kita harus ikhlas menerimanya," ujarnya.

Idris terlebih dahulu melakukan shalat jenazah terhadap korban yang meninggal sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga: Seorang Anak Lompat Sebanyak 1000 Kali Setiap Hari, Namun Tetap Menjadi yang Terpendek di Kelas

Pemerintah Kota Depok mengirimkan sembilan mobil jenazah dan 15 mobil ambulans untuk membantu membawa jenazah dan korban luka-luka akibat kecelakaan bus di Subang, Jawa Barat itu.

"Kami langsung mengirimkan bantuan berupa mobil jenazah dan ambulans serta juga mobil Elf untuk membantu korban kecelakaan tersebut," kata Kepala Dishub Kota Depok Dadang Wihana.

Ia mengatakan jumlah penumpang bus yang berisi para kader Posyandu Bojong Pondok Terong, Citayam, Kota Depok 57 orang,  seorang sopir, dan satu kenek.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X