Rabu, 26 Februari 2020

RSUD Pangandaran Masih Banyak yang Harus Dibenahi, Ketua DPRD: Jangan Terlalu Buru-buru

- 18 Januari 2020, 14:23 WIB
RSUD Pangandaran.* /AGUS KUSNADI/KP

PIKIRAN RAKYAT - Berdasarkan hasil rapat antara pihak Managemen RSUD Pandega bersama Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Pangandaran untuk menunda waktu pengoperasian rumah sakit, pasalnya masih ada beberapa fasilitas yang harus dibenahi.

Rapat yang juga dihadiri oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Adang Hadari, Sekda Pangandaran Kusdiana, Asisten I Rida Nirwana, Kadis Kesehatan drg Yani Achmad Marjuki, Ketua DPRD Kab Pangandaran Asep Noordin serta anggota Komisi III bersama pihak Managemen diruang rapat RSUD lantai IV. 

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, kunjungannya ke RSUD dalam rangka melakukan koordinasi dan evaluasi untuk persiapan lounching rumah sakit. 

Baca Juga: Seorang Pria Tua Tidak Punya Uang Pulang Berajalan Kaki Sejauh 436,9 Kilometer Setelah Ditipu Pekerjaan

"Dalam diskusi ternyata ada beberapa pembenahan yang harus dilakukan terhadap fisik bangunan yang disesuaikan dengan kondisi alat kesehatan seperti di ruang radiologi. Banyak lah ada beberapa item yang harus dibenahi," kata Jeje, Jumat, 17 Januari 2020.

Dari hasil diskusi tadi lanjut Jeje, akhirnya dibentuk tim kecil yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Managemen RSUD, Dinas PU dan DPRD.

"Kita beri waktu 20 hari untuk melakukan pembenahan, sehingga lonching rumah sakit bisa dilakukan pada bulan Maret 2020 mendatang," harap Jeje. 

Baca Juga: Bergegas Sambut Piala Dunia U20, Indonesia Sudah Siapkan 10 Stadion

Ditempat yang sama Ketua DPRD Kab Pangandaran Asep Noordin menyanrankan, perlu adanya beberapa perbaikan sehingga sesuai dengan perencanaan. Bahkan yang lebih prinsip yang harus diselesaikan menurut dia, bahwa yang di bangun ini bukan untuk gudang tetapi rumah sakit yang didalamnya menyangkut orang banyak, yang tentunya segala peralatan dan fasilitas di gedung RSUD ini harus bersertifikat layak fungsi, rermasuk waterhidran, intalasi-intalasi alat kesehatan.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X