Jumat, 3 April 2020

Narkoba Jadi Momok di Depok, Musababnya Sosial-Ekonomi

- 18 Januari 2020, 08:40 WIB
KASUS Narkoba di wilayah Kota Depok terus meningkat.* /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT – Narkoba masih jadi momok bagi Kota Depok. Polres Metro Depok pernah merilis, kasus narkoba sepanjang 2019 mengalami kenaikan 30 persen dibanding tahun 2018.

Tren naik kasus narkoba kemungkinan bisa berlanjut. Karena pada awal tahun saja, tepatnya Kamis 2 Januari 2020, kepolisian mengungkap kasus penemuan ganja seberat 51 kg, dan beberapa gram sabu di daerah Sawangan.

Toto Susilo, Kepala Seksi Pemberantasan Narkoba BNN Kota Depok, juga menuturkan, tren pengungkapan kasus narkoba yang ditangani oleh pihaknya pun relatif naik setiap tahun.

Baca Juga: Geger Sunda Empire, Kesbangpol Kota Bandung Ternyata Baru Tahu

Misal pada tahun 2017, ada sebanyak 7 kasus berhasil terungkap. Jumlah itu bertambah menjadi 11 kasus pada tahun 2018.

“Baru pada tahun 2019, kami hanya mengungkap dua kasus. Itu karena terkendala anggaran. 11 kasus yang dibongkar pada tahun 2018 berkat anggaran memadai, yang bersumber dari hibah Wali Kota Mohammad Idris,” katanya saat ditemui di Kantor BNN Kota Depok, Jumat 17 Januari 2020.

loading...

Dia menyebut ada 10 titik rawan penyebaran narkoba. Empat di antaranya berpusat di Pancoran Mas, Sukmajaya, Cimanggis, dan Sawangan.

Baca Juga: Pidi Baiq dan 3 Presiden Berikan Laporan Pertanggungjawaban di Sidang Umum Warga DCDC

Karena kondisi sosial-ekonomi

Sepanjang 2019, BNN Kota Depok sudah merahabilitasi sebanyak 37 orang, 27 di antaranya bergender laki-laki. Jumlah itu beda tipis dari tahun 2018 lalu, yang mencapai 38 orang.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X