Jumat, 21 Februari 2020

Prasasti Batutulis, Tempat Penobatan Raja-raja Pajajaran yang Kian Dilupakan

- 16 Januari 2020, 16:39 WIB
WALI Kota Bogor Bima Arya meninjau lokasi Prasasti Batutulis, di Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu 16 Januari 2020. Prasasti Batutulis akan segera ditata oleh Pemkot Bogor.* /DOK. HUMAS PEMKOT BOGOR

PIKIRAN RAKYAT - Penataan pusat peninggalan benda bersejarah di Kota Bogor terus dilakukan Pemerintah Kota Bogor. Setelah berhasrat mengalih kelola Museum Perjoeangan, Pemerintah Kota Bogor juga berencana mengambil alih kelola Prasasti Batutulis, di Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan bahwa Prasasti Batutulis merupakan salah satu situs yang memiliki filosofi luar biasa. Prasasti Batutulis merupakan petilasan kerajaan terbesar di Nusantara yakni Kerajaan Pajajaran. 

Menurut juru kunci Prasasti Batutulis, dahulu kawasan prasasti tersebut merupakan tempat penobatan bagi raja-raja. Prabu Siliwangi juga diceritakan dinobatkan sebagai raja di prasasti tersebut. Namun, sejauh ini  Prasasti Batutulis luput dari perhatian wisatawan.

Baca Juga: Yuk, Percantik Penampilan Diri Sambut 2020 dengan Promo dari Traveloka Xperience!

“Kita ingin agar-agar situs di Kota Bogor mulai diperhatikan. Selama ini kan kita membangun baru, Lawang Salapan kita bangun baru, Lawang Surken, Tugu Kujang. Tapi kita ingin yang sudah ada yang menggambarkan betapa dahsyatnya sejarah Kota Bogor mulai kita perhatikan,” ujar Bima Arya, Kamis 16 Januari 2020.

Berdasarkan data yang diterima Bima Arya, dalam sebulan, tingkat kunjungan Prasasti Batutulis hanya sekitar 100 hingga 200 orang. Padahl, banyak yang bisa digali dari kekayaan informasi sejarah dari peninggalan Kerajaan Padjajaran tersebut.

“Kalau saya melihat secara pribadi, ini memang lahannya terlalu sempit, dan kunjungannya terlalu sedikit. Ini peninggalan luar biasa, tetapi hanya dikunjungi 100-200 orang dengan kondisi terbatas, memang perlu lahan parkir di sini,” kata Bima.

Baca Juga: Soal Klaim Rokok Elektrik Jauh Lebih Aman, Komite Pengendalian Tembakau Sebut Hanya Mitos

Menurut Bima, perlu ada museum di kawasan Prasasti Batutulis. Nantinya, Pemerintah Kota Bogor akan melakukan penelitian dan pengembangan serta mengumpulkan artefak yang mungkin masih berserakan di kawasan Batutulis.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X