Rabu, 29 Januari 2020

Berwisata Sembari Belajar Sejarah, Ini Tempat-tempat yang Wajib Dikunjungi di Kota Tasikmalaya

- 15 Januari 2020, 21:31 WIB
Bangunan bank berdiri di Jalan Sutisna Senjaya, Kota Tasikmalaya, Minggu (1/12/2019). Bangunan tersebut ditengarai memiliki nilai sejarah karena pernah menjadi rumah Panglima Divisi Siliwangi AH Nasution di masa perang kemerdekaan.* /BAMBANG ARIFIANTO/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Berwisata ke Kota Tasikmalaya tak selalu identik dengan mencicipi kuliner khas dan kerajinan ikon wilayah itu. Kota Tasikmalaya juga punya tempat bersejarah yang laik dikunjungi agar melancong tak sekadar selfie.

Beberapa tempat yang bisa dikunjungi sekali jalan adalah eks Rumah Dinas Jenderal AH Nasution dan markas Divisi Siliwangi yang berada di Jalan Sutisna Senjaya dan Otto Iskandar Dinata.

Bangunan yang terletak di tepi Jalan Sutisna Senjaya No 72, Kota Tasikmalaya tersebut memiliki fasad yang tampak tua. Temboknya kukuh dengan jendela berukuran besar. Kini, bangunan tersebut ditempati dan menjadi Bank Bukopin.

Baca Juga: 5 Bahan Alami untuk Hilangkan Luka Bekas di Wajah, Termasuk Madu

Tak banyak orang tahu bangunan itu punya nilai sejarah terkait TNI di masa awal pembentukannya di Jabar. Adi, juru keamanan bank tersebut salah satunya. Ia mengaku hanya pernah mendengar bangunan bank masuk dalam cagar budaya di Kota Tasikmalaya. Cerita lain yang beredar adalah upaya pemasangan patung AH Nasution di area bangunan yang ditolak si pemiliknya saat itu.

"Dengar-dengar tadinya mau kaya (Bank) Mandiri," ucap Adi belum lama ini.

Ya, di area depan Bank Mandiri yang berlokasi di Jalan Otto Iskandardinata, tak jauh Sutisna Senjaya memang berdiri monumen atau tugu Siliwangi berupa patung tentara membawa pataka bersama seekor harimau.

Baca Juga: Bupati Boven Digoel Benediktus Tambonop Ditemukan Meninggal Dunia

Monumen tersebut menjadi penanda bangunan itu pernah menjadi markas Divisi Siliwangi. Lalu dimana rumah dinas AH Nasution saat memimpin Siliwangi? Keterangan Adi makin mempertegas hubungan bangunan Bukopin dengan kiprah Nasution saat memimpin perlawanan menghadapi Belada dalam Agresi Militer I pada 21 Juli 1947. Bangunan tersebut diduga kuat merupakan rumah dinas Nasution.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X