Rabu, 29 Januari 2020

Empat Tahun Berlalu, Pedagang Pasar Baru Cikarang Nantikan Kejelasan Pembangunan

- 15 Januari 2020, 20:16 WIB
PEDAGANG berjualan di badan jalan di dekat Pasar Baru Cikarang, Kabupaten Bekasi. Ombudsman akhirnya memberikan waktu 60 hari kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk melelang ulang proyek revitalisasi pasar yang sejak terbakar pada 2015 itu tak pernah dibenahi kembali.* TOMMI ANDRYANDY/PR /TOMMI ANDRYANDY

PIKIRAN RAKYAT - Para pedagang memertanyakan kelanjutan rencana pembangunan Pasar Baru Cikarang, Kabupaten Bekasi. Sejak terbakar 2016 silam, pasar yang berada tepat di pusat kota itu dibiarkan terbengkalai.

Para pedagang mengharapkan ada kejelasan rencana pembangunan. Pasalnya, kondisi pasar dinilai sudah tidak layak. Bahkan, para pedagang terpaksa berjualan di bekas gedung yang terbakar lantaran tidak ada lahan pengganti.

“Saya juga bingung, kata A katanya mau dibangun, kata B ditunda soalnya ada masalah. Jadi ini bagaimana, sosialisasi pun tidak pernah ada,” ucap Ditha (41), salah seorang pedagang, Rabu 15 Januari 2020.

Baca Juga: Pasangan Filipina Gelar Pernikahan Meskipun Erupsi Gunung Taal Sedang Terjadi

Menurut dia, rencana pembangunan pasar telah beredar di kalangan pedagang sejak lama. Bahkan tidak lama setelah pasar terbakar, wacana tersebut sudah pernah tersiar. Hanya saja, empat tahun berlalu, wacana tersebut tidak pernah terealisasi.

“Jadi kasih kami kejelasan. Jangan sampai dibiarkan kami begini terus. Kalau ditanya bagaimana penjualan, ya jauh dibandingkan waktu ada pasar dulu mah. Pembeli juga kan enggak nyaman kalau kayak begini mah,” ucap dia.

Hal serupa diungkapkan pedagang lainnya, Zaza (43). Dia mengaku heran dengan perkembangan pasar Cikarang. “Beda jauh sama Pasar Lembang, padahal kebakarnya enggak beda jauh. Tapi saya ke sana udah jadi, bagus. Ini masih begini aja,” ucap dia.

Baca Juga: Hadapi Iran, Donald Trump Hanya Habiskan Rp 5 Ribu Triliun untuk Belanjakan Alutsista

Keluhan kondisi pasar pun disampaikan Asosiasi Pedagang Pasar Cikarang (Aspec) melalui surat yang dilayangkan kepada Bupati Bekasi. Mereka mengaku khawatir dengan kondisi pasar beserta keamanannya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X