Rabu, 1 April 2020

Museum Perjoeangan Tak Terawat dan Minim Pengunjung, Pemkot Bogor Upayakan Alih Kelola

- 15 Januari 2020, 14:39 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya mencermati koleksi yang dipajang di Museum Perjoeangan, Jalan Merdeka, Kota Bogor, Rabu (15/1/2020). Pemkot Bogor berencana mengambil alih Museum Perjoeangan karena kondisinya memprihatinkan.* /WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Wali Kota Bogor Bima Arya mencermati dengan seksama satu setel pakaian lusuh berwarna cokelat yang terpajang di etalase Museum Perjoeangan, Jalan Merdeka, Kota Bogor, Rabu, 15 Januari 2020. 

Baju lusuh dengan sedikit bercak darah yang usang itu konon merupakan pakaian yang dipakai salah satu pahlawan Bogor, Mayor Oking.

Baju perang Mayor Oking, bukan satu-satunya benda peninggalan zaman perjuangan yang dipamerkan di Museum Perjoeangan. Pada bangunan  yang dahulu milik seorang pengusaha Belanda bernama Wilhelm Gustaf Wissner itu juga memperlihatkan koleksi para pejuang seperti senapan hasil rampasan dari Jepang dan Inggris, mata uang pada zaman VOC,  kliping koran berisi tentang berita perjuangan, hingga diorama berbagai pertempuran di Bogor seperti pertempuran Bojong Kokosan, pertempuran Maseng, dan pertempuran Bantammer Weg (sekarang Jalan Kapten Muslihat).

Baca Juga: Tolak Tawaran Pemprov Jabar, Mahasiswa Penyandang Disabilitas Netra Eks Wyata Guna Tetap Tinggal di Jalan

Sayangnya, koleksi benda-benda zaman perjuangan itu semakin ditinggalkan. Sejak Museum Perjoeangan diresmikan pada 10 November 1957,  tingkat kunjungan masyarakat ke museum tersebut relatif rendah, hanya 10 pengunjung perbulan. 

loading...

Dengan tingkat kunjungan yang rendah, biaya operasional Museum Perjoeangan itu nyaris tak tertutup dengan biaya retribusi. Alhasil, Museum Perjoeangan bak gudang penyimpanan  barang-barang peninggalan veteran yang kurang tersentuh perawatan.

Bima pun menyadari betul akan hal itu. Dari hasil kunjungannya, ia mendapati kondisi Museum Perjoeangan memang cukup memprihatinkan. Museum Perjoengan, menurut Bima, perlu diperjuangkan agar terus bertahan.

Baca Juga: Banjir Awal Tahun, Mitsubishi Terima Laporan 764 Mobil Terdampak Banjir

“Jadi semua tentu tahu, kalau datang ke sini, sangat menyayangkan melihat kondisi museum seperti ini,” kata Bima Arya seusai meninjau Museum Perjoeangan.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X