Pembunuh Santri di Cirebon Divonis 13 Tahun Penjara

- 15 Januari 2020, 09:52 WIB
DUA terdakwa pelaku pembunuhan terhadap Muhamad Rozien, salah seorang santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kabupaten Kuningan, divonis masing-masing 13 tahun dan 10 tahun penjara, serta denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan. Vonis tersebut dibacakan dalam sidang pembacaan vonis yang digelar Pengadilan Negeri Cirebon, Selasa, 14 Januari 2020.* /ANI NUNUNG/PR


PIKIRAN RAKYAT - Dua terdakwa pelaku pembunuhan terhadap Muhamad Rozien, salah seorang santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kabupaten Kuningan.

divonis masing-masing 13 tahun dan 10 tahun penjara, serta denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan. 

Terdakwa Yadi Supriyadi alias Acil divonis 13 Tahun dan Rizki Mulyono alias Nono divonis 10 tahun ditambah denda Rp 1 miliar subsider kurungan 3 bulan.

Baca Juga: Pemain Bertahan Newcastle: Cristiano Ronaldo Cepat, Tapi Adama Traore Lebih Cepat Lagi

Vonis tersebut dibacakan dalam sidang pembacaan vonis yang digelar Pengadilan Negeri Cirebon, Selasa, 14 Januari 2020. Putusan tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Majelis hakim yang diketuai Aryo Widiatmoko dan dua hakim anggota R Danang Noor Kusumo dan Hapsari Retno Widowulan menilai, terdakwa Yadi Supriyadi alias Acil dan Rizki Mulyono alias Nono telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana tersebut.

Kedua orang tua terdakwa, yang mengikuti langsung sidang pembacaan vonis, tidak kuasa menahan tangisnya. Meski terlihat sangat terpukul dengan vonisnya, keduanya menerima keputusan hakim.

Baca Juga: 5 Manfaat Ikan Salmon untuk Kecantikan, Salah Satunya Membuat Awet Muda

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Suryaman Tohir pun mengaku puas dengan putusan yang dibacakan oleh majelis hakim. 

Soalnya, vonis tersebut sesuai dengan tuntutan JPU atas tindakan pelanggaran pasal 170 ayat 2 dan ke dua pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak. 

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X