Ribuan Bangunan Dibongkar PT KAI untuk Aktivasi Rel Cibatu-Garut

- 14 Januari 2020, 20:00 WIB
PENERTIBAN sejumlah bangunan yang berdiri di lahan milik PT KAI di kawasan Kampung Loji, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota.* /AEP HENDY/KABAR PRIANGAN

PIKIRAN RAKYAT - Proses pembangunan dalam rangka persiapan dioperasikannya kembali jalur kereta api jurusan Cibatu-Garut terus dilakukan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Saat ini proses pembangunan sarana pendukung tinggal dilakukan di kawasan pusat kota atau di sekitar lokasi Stasiun Garut.

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Noxy Citrea, sebelumnya pihaknya melakukan penertiban terhadap 1.077 bangunan yang menempati lahan milik PT KAI sepanjang jalur antara Stasiun Cibatu hingga Stasiun Garut.

Baca Juga: Pengadaan Barang dan Jasa Pendidikan Kini Bisa Secara Daring dengan SIPLah

Kini penertiban bangunan yang berdiri di lahan milik PT KAI kembali dilakukan karena akan digunakan untuk mendukung proses operasional KA di kawasan Stasiun Garut.

"Kali ini ada ratusan bangunan yang ditempati 112 kepala keluarga di lahan milik PT KAI yang berada di sekitar Stasiun Garut. Bangunan yang ditertibkan kali ini berdiri di lahan seluas 8.143 meter yang akan kita gunakan untuk mendukung proses operasional kereta," ucap Noxi di sela penertiban di kawasan Kampung Loji, Kelurahan Paminggir, Kecamatan garut Kota, Selasa, 14 Januari 2020.

Dikatakannya, penertiban bangunan di kawasan itu tidak dengan serta merta dilakukan akan tetapi memang sudah direncanakan sejak tahun lalu.

Baca Juga: Sejumlah Hal yang Harus Diperhatikan Saat Bisnis Fashion Garap Pasar Global

Berbagai prosedur pun telah ditempuh PT KAI yang dimulai dengan memberikan sosialisasi berupa surat pemberitahuan kepada warga yang menempati lahan milik PT KAI yang akan ditertibkan.  

Selain itu tuturnya, PT KAI juga sudah memberikan uang bongkar kepada para pemilik bangunan dan mereka juga sudah menandatangani pernyataan kesiapan untuk membongkar bangunannya.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X