Jumat, 24 Januari 2020

Banyak Objek Wisata Bikin Lembang Kerap Macet, Dinas Perhubungan Antisipasi Munculnya Parkir Liar

- 14 Januari 2020, 19:47 WIB
JALAN MA Salmun Kota Bogor di kawasan Pasar Anyar terpantau semrawut akibat keberadaan PKL dan parkir liar, Selasa, 11 Juni 2019. PKL bebas berdagang karena tak pernah ditertibkan.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR /windiyati retno sumardiyani

PIKIRAN RAKYAT - Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat mulai melakukan penataan parkir di sejumlah objek wisata. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya parkir liar akibat minimnya lahan parkir di sejumlah objek wisata

Kepala Dinas Perhubungan KBB Ade Komarudin melalui Kepala Bidang Teknik dan Prasarana Dishub KBB, Ahmad Fauzan Azima mengungkapkan, minimnya lahan parkir di sejumlah objek wisata terutama di Lembang menyebabkan kemacetan tak terhindarkan. Hal itu juga menimbulkan munculnya parkir-parkir liar di sekitar objek wisata tersebut.

"Dengan kondisi itu, kami akan kerja sama dengan pengelola objek wisata dan pemerintah desa setempat. Tujuannya, agar parkir bisa diatasi dan tarifnya sesuai dengan aturan," katanya, Selasa 14 Januari 2020.

Baca Juga: Ada Ular Kopi Masuk ke Permukiman Penduduk di Daerah Cihampelas

Menurut dia, kerja sama antara pemerintah daerah, desa, dan pengelola obyek wisata menjadi keputusan yang tepat agar pemberdayaan masyarakat terwujud. Pada saat yang sama, masalah parkir juga bisa diatasi.

"Kalau di KBB masalah parkir di obyek wisata bermasalah saat terjadi lonjakan pengunjung, sementara saat hari biasa lahan parkir yang disediakan obyek wisata sudah cukup," katanya.

Dia mencontohkan, kemacetan akibat hilir mudik parkir ilegal yang dikelola masyarakat sekitar terjadi di sekitar obyek wisata The Great Asia Afrika dan Farmhouse, Lembang. Sering kali, parkir semerawut, sehingga mengganggu lalu lintas jalur utama.

Baca Juga: Nama Ridwan Kamil Disebut Dalam Sidang Kasus Korupsi, Dokumen Foto Diperlihatkan Majelis Hakim

Selama ini, parkir tersebut dikelola oleh karang taruna atau masyarakat sekitar, namun malah menjadi semerawut. Ketika ditertibkan petugas pun, tidak efektif karena seperti kucing-kucingan. 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X