Selasa, 25 Februari 2020

Jasad Bayi Ditemukan di TPA, Hampir Diratakan Alat Berat Pengolah Sampah

- 13 Januari 2020, 11:30 WIB
PETUGAS Polisi Resor Purwakarta memeriksa jasad bayi di Tempat Pembuangan Akhir sampah Desa Margasari Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta, Minggu 12 Januari 2020 siang. /HILMI ABDUL HALIM/PR

PIKIRAN RAKYAT - Pembuangan bayi kembali terjadi di Kabupaten Purwakarta. Kali ini, warga menemukan sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang sudah tak bernyawa di Tempat Pembuangan Akhir sampah Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan.

Seorang saksi mata, Arifin (44) mengaku menemukan mayat bayi tersebut saat akan meratakan tumpukan sampah dengan alat berat. "Bayinya ada di dalam kantong plastik warna hitam yang ditali pakai lakban," katanya pada polisi, Minggu, 12 Januari 2020.

Kantong plastik itu dicurigai oleh para pemulung yang biasa memungut sampah di lokasi. Salah seorang pemulung, Ayip (55) menjelaskan kondisi bayi yang sudah membusuk dan berwarna kebiru-biruan.

Baca Juga: Tawon Vespa Meneror Warga di Musim Hujan, Ukuran Sarang Lebih Besar dari Galon Air

"Bayinya perempuan mungkin usianya baru 2-3 hari setelah dilahirkan lalu dibuang," kata Ayip. Penemuan bayi pada pukul 14.00 tersebut cukup mengejutkan warga sekitar TPA karena seingatnya baru pertama kali terjadi di sana.

Warga kemudian melaporkan penemuan itu kepada Polisi Resor Purwakarta. Petugas jaga langsung mendatangi lokasi dan membawa jasad bayi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta, Ajun Komisaris Handreas Ardian menyatakan jajarannya masih melakukan penyelidikan. "Ini kejadian penemuan bayi yang pertama di tahun 2020," katanya.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Lahar Dingin Ancam Warga Kaki Gunung Merapi

Kejadian serupa terjadi beberapa kali selama 2019 lalu. Dinas Kesehatan Purwakarta mencatat angka kematian ibu dan bayi sepanjang 2018, ada 32 kasus kematian ibu dan 47 kasus kematian bayi yang baru lahir (neo) serta kematian bayi sebanyak 10 kasus.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X