Minggu, 5 April 2020

Pekan Pertama Januari 2020, 3 Warga Ciamis Meninggal Dunia akibat DBD

- 9 Januari 2020, 18:16 WIB
PETUGAS melakukan pengasapan atau fogging di wilayah Puskesmas Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.* /NURHANDOKO/PR

PIKIRAN RAKYAT - Demam Berdarah Dengue (DBD) di wialayah Tatar Galuh CIamis memasuki fase tiga tahunan.

Pekan pertama Januari 2020 dilaporkan ada warga Ciamis meninggal dunia akibat terserang penyakit yang ditularkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypty.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis Yoyo membenarkan ada dua warga Ciamis yang meninggal akibat DBD, lebih jelasnya fase Dengue Shock Syndrome (DSS).

Baca Juga: Harga Emas Membingungkan dengan Kembali Terjun Bebas, Ketegangan Timur Tengah dan Natuna Mempengaruhi

Baca Juga: Curiga Prosedur Pemulangan Jenazah Lina, Rizky Febian: Keluarga Mama Dilempar-lempar, Suruh ke Sana Suruh ke Sini

Keduanya adalah Lola (16) dan Arip (16) warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga.

“Keduanya dirawat di RSUD Kota Banjar. Lola meninggal pada tanggal 8 Januari 2020, sedangkan Arif meninggal 19 Desember 2019,” kata Kepala Dinkes Ciamis Yoyo. Kamis, 9 Januari 2020.

Untuk lebih memastikan apa yang sebenarnya terjadi, lanjutnya , tim surveilans Dinkes Ciamis segera melakukan kajian di lapangan.

Hasil penelitian tersebut, nantinya menjadi bahan rujukan bagi Dinkes menentukan status serangan DBD.

Baca Juga: Ketegangan Amerika Serikat dan Iran Meningkat, Sedikitnya 1.200 WNI Ada di Area Konfik

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X