Sabtu, 22 Februari 2020

Soal Gempa Megathrust Jawa dan Aktivitas Sesar Lembang, Berikut Penjelasan dari BMKG

- 7 Januari 2020, 11:58 WIB
ILUSTRASI pusat gempa.* /DOK. BMKG

PIKIRAN RAKYAT - Viral gempa bumi Lombok yang dikaitkan dengan aktifnya sumber gempa megathrust di pulau Jawa. 

Tak hanya itu kabar aktivitas Sesar Lembang dan Sesar Cimandiri yang bisa menyebabkan gempa bumi di Bandung Utara serta Jakarta juga tengah meresahkan sebagian masyarakat.

Terkait hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan klarifikasinya.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Dr. Muhamad Sadly, M.Eng., mengatakan gempa Lombok memiliki sumber gempa yang berbeda dengan sumber gempa megathrust. Gempa Lombok dibangkitkan oleh Sesar Naik Flores, sedangkan sumber gempa megathrust dibangkitkan oleh aktivitas tumbukan lempeng di zona subduksi.

Baca Juga: Kunjungi Lokasi Banjir Bandang di Bogor, Jokowi Hanya Bisa Sampai di Posko Pengungsian

Peristiwa gempa Lombok tidak akan memicu aktifnya gempa megathrust karena keduanya merupakan sumber gempa yang berbeda dengan jarak yang cukup jauh. Selain itu kondisi aktivitas kegempaan di Pulau Lombok saat ini sudah memasuki kondisi stabil dan tidak akan mempengaruhi sumber gempa megathrust.

Potensi gempa kuat di zona megathrust Jawa merupakan hasil kajian model yang siapapun tidak tahu kapan terjadinya. Untuk itu BMKG meminta masyarakat saat ini tidak perlu mengkait-kaitkan kemungkinan akan terjadinya gempa kuat yang berdampak di Jakarta.

Baca Juga: Kabar Duka, Ibunda Vino G. Bastian Meninggal Dunia

Gempa Bandung Utara dan Jakarta

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: BMKG

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X