Jumat, 5 Juni 2020

Ketika Arsitektur Cirebon Maju Lebih Dulu dari Eropa dan Amerika Lewat Gaya Art Deco

- 6 Januari 2020, 20:09 WIB
Gaya art deco atau art decoration merupakan gaya arsitektur yang sempat dimiliki oleh masyarakat Cirebon, bahkan art deco lebih dulu dikembngkan oleh masyarakat Cirebon daripada Eropa dan Amerika.* /

Art deco sendiri rupanya telah melampaui lintas spektrum yang ada khususnya di Cirebon.

Arsitektur dari Tiongkok dan neoklasik Jawa turut mempengaruhi dalam memberikan warna paduan yang menawan.

Baca Juga: Mulai Ditanami, Stadion Jalak Harupat Segera Jadi Miniatur Hutan Nusantara

Di Cirebon, ada tiga periodisasi perkembangan arsitektur, pertama pada masa Islam, Kedua pada masa kolonialisme yang di dalamnya dikembangkan pengaruh art deco dari Eropa, dan ketiga masa modern yang dimulai pasca kemerdekaan.

Catatan kolektor foto-foto Djawa Tempo Doeloe, Priyambodo Prayitno, Hotel Canton atau nama awalnya Rumah Karang Anom merupakan rumah yang dibangun Tan Tjin Kie.

Tan Tjin Kie merupakan seorang konglomerat etnis Tionghoa Cirebon yang dihadiahkan kepada putrinya Tan Holi Nio sebagai hadiah perkawinan.

Pada 1913, Tan Tjin Kie meninggal dunia, kemudian rumah tersebut dialihkan kepemilikannya pada seseorang yang berdarah Belanda.

Baca Juga: Mulai Ditanami, Stadion Jalak Harupat Segera Jadi Miniatur Hutan Nusantara

Setelah itu berganti nama menjadi Hotel Canton.

Saat memasuki masa orde baru, rumah unik dan megah tersebut dijadikan sebagai Kantor Korem 063/SGJ.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X