Sering Plesir, DPRD Tasikmalaya Kena Semprot

- 15 Desember 2019, 19:50 WIB
KENDARAAN melintasi Jalan Ciawi-Singaparna (Cisinga) yang baru rampung diaspal di kawasan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu 23 November 2019. Pengaspalan jalan tersebut tuntas dan bakal dibuka resmi pada akhir Desember 2019.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR /BAMBANG ARIFIANTO/PR

SINGAPARNA, (PR).- Anggaran perjalanan dinas DPRD Kabupaten Tasikmalaya pada 2019 mendapat kritik. DPRD lebih sering berkunjung ke luar wilayahnya ketimbang rajin menemui warga.

"Kalau dilihat dari realisasi APBD 2019 sampai bulan November untuk kegiatan perjalanan dinas DPRD Kabupaten Tasikmalaya lebih banyak kunjungan kerja Ke luar daerah dibandingkan dengan kunjungan kerja dalam daerah," kata Ilham Syawalludin, pegiat Transparancy and Public Policy Institute Tasikmalaya dalam keterangan tertulisnya, Minggu 15 Desember 2019.

Perjalanan dinas dalam daerah, lanjutnya, adalah perjalanan yang dilakukan di wilayah kabupaten Tasikmalaya. Sedangkan perjalanan dinas luar daerah adalah perjalanan yang dilakukan di luar wilayah kabupaten Tasikmalaya

Baca Juga: Pelestari Seni Buhun Sunda Diganjar Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya 2019

Perjalanan dinas DPRD Kabupaten tasikmalaya pada  2019 diperuntukkan untuk kegiatan kunjungan kerja, pendidikan dan pelatihan, kegiatan reses, peningkatan kapasitas, rapat-rapat dan konsultasi,  pelantikan pengambilan sumpah Anggota DPRD dan penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran perangkat daerah.

loading...

"Namun, dari setiap kegiatan tersebut perlu mengukur efesiensi pengunaan anggaran dan output dari kegiatan tersebut harus berdampak kepada kinerja DPRD untuk rakyat," ujar Ilham.

Semestinya, DPRD rajin menemui warga agar dapat memastikan kebutuhan warga dan menjadi prioritas pembangunan. Kenyataanya, jauh panggang dari api.

Baca Juga: Guna Meningkatkan Perekonomian di Tasikmalaya, Geopark Galunggung Siap ditetapkan Oktober 2020

"Realisasi anggaran November 2019 untuk kegiatan kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD ke luar daerah mencapai Rp 3,892,601,750.00 dan kunjungan kerja di dalam daerah hanya Rp.528,095,000.00," kata Ilham.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X