Kamis, 23 Januari 2020

Demo Bela Nabi, Tugu Kujang dan Sekitarnya Macet

- 13 Desember 2019, 16:26 WIB
RATUSAN masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Bogor Raya (FMBR) memadati Tugu Kujang, Kota Bogor, Jumat, 13 Desember 2019. Mereka melakukan aksi unjuk rasa bertajuk aksi Bela Nabi.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR /

BOGOR,(PR).- Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Bogor Raya (FMBR) memadati Tugu Kujang, Kota Bogor, Jumat, 13 Desember 2019. Mereka melakukan aksi unjuk rasa bertajuk aksi Bela Nabi.

Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas satu arah di kawasan Tugu Kujang dan sekitarnya macet total.

Dari pantauan "PR", masyarakat yang menggelar aksi berbaju putih mengelilingi kawasan Tugu Kujang. Mereka terus menerus melantunkan salawat, sementara beberapa orator memantik semangats pengunjuk rasa dengan orasinya.

Baca Juga: Ular Kobra di Permukiman, Bisa Jadi Sengaja Dibuang Kolektor yang Bosan

Salah seorang orator terus menyerukan agar kepolisian mengusut kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Sukmawati Soekarnoputri dan Ahmad Muwafiq alias Gus Muwafiq.

"Kita di sini melakukan aksi damai. Kita ingin orang yang menghina nabi ditangkap," ujar salah satu orator kepada para demonstran.

Kepala Kepolisian Resort Kota Bogor Kota Komisaris Besar Hendro Fiuser memastikan aksi unjuk rasa tersebut tidak mengantungi izin. Namun demikian, untuk menjaga keamanan wilayah Bogor, polisi tetap melakukan penjagaan.

"Sebenarnya kita sudah himbau untuk tidak turun. Kalaupun turun ya kita harus amankan, sepanjang aksi itu damai enggak menganggu ketertiban umum," ujar Hendri.

Sesuai surat permohonan unjuk rasa, aksi tersebut berlangsung hingga pukul 18.00. Terkait tuntutan sendiri, Hendri enggan berkomentar. Hendri hanya meminta para pengunjuk rasa untuk tidak bersikap anarkis saat menyampaikan pendapat.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X