Libur Natal dan Tahun Baru, Pengusaha Hotel Diimbau Tidak Menaikkan Tarif Terlalu Tinggi

- 12 Desember 2019, 20:34 WIB
PENGUNJUNG berlibur di sebuah hotel di kawasan Cipanas, Kabupaten Garut, Selasa 5 November 2019. Pengelola hotel diimbau tidak menaikkan tarif kamar terlalu tinggi pada libur Natal dan tahun baru nanti.* RANI UMMI FADILA/PR /

GARUT, (PR).- Bupati Garut Rudy Gunawan mengimbau pengusaha hotel tidak memasang tarif kamar terlalu tinggi pada musim liburan Natal dan tahun baru. Ini karena akan menimbulkan citra buruk pariwisata Garut.

"Kami sudah mengimbau kalau ingin menjadikan kabupaten ini ramah wisatawan jangan ada 'aji mumpung'," kata Rudy kepada "PR", Kamis 12 Desember 2019.

Anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) wilayah Kabupaten Garut diharapkan bersama-sama dengan pemerintah membangun citra baik pariwisata Garut sehingga wisatawan yang berkunjung ke Garut merasa nyaman.

Baca Juga: Luthfi Alfiandi Pembawa Bendera Merah Putih Didakwa Pasal Berlapis, Ibu Berharap Kebebasan

Jika harus diberlakukan kenaikan tarif, harus dalam batasan normal sekitar 20%.

Kenaikan tarif hotel juga harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan, seperti adanya acara hiburan.

Rudy memprediksi ribuan wisatawan bakal berkunjung ke Kabupaten Garut pada libur Natal dan tahun baru.

Selain menciptakan kenyamanan wisatawan, Pemkab Garut pun akan menciptakan keamanan saat libur akhir tahun. Keamanan akan diperketat, terutama di lokasi yang padat wisatawan.***

Editor: Siska Nirmala


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X