Tertipu Akun Palsu Wanita Cantik, AM Kehilangan Rp 69 Juta

- 11 Desember 2019, 18:00 WIB
KEPALA Polisi Resor Purwakarta Ajun Komisaris Besar Matrius menunjukkan pelaku penipuan menggunakan akun palsu di media sosial dan aplikasi pesan, Rabu 11 Desember 2019. Pelaku yang berpura-pura menjadi perempuan berhasil memperdaya korban untuk mentransfer uang puluhan juta rupiah.*
KEPALA Polisi Resor Purwakarta Ajun Komisaris Besar Matrius menunjukkan pelaku penipuan menggunakan akun palsu di media sosial dan aplikasi pesan, Rabu 11 Desember 2019. Pelaku yang berpura-pura menjadi perempuan berhasil memperdaya korban untuk mentransfer uang puluhan juta rupiah.* /HILMI ABDUL HALIM/PR

PURWAKARTA, (PR).- Seorang laki-laki berinisial ML (35) menipu dengan mengaku sebagai perempuan di media sosial dan aplikasi pesan daring. Foto-foto perempuan cantik yang digunakan oleh pelaku berhasil memikat korban yang merupakan laki-laki hingga rela memberikan uang puluhan juta rupiah.

Di profil aplikasi pesan tersebut, pelaku mengaku bernama Brenda atau Enda. "Pelaku ini cukup mahir memperdaya korbannya dengan perkataan dan foto-foto seolah dia perempuan yang asli," kata Kepala Polisi Resor Purwakarta, Ajun Komisaris Besar Matrius, Rabu 11 Desember 2019.

Setelah intensif berkomunikasi melalui aplikasi pesan tersebut, pelaku akhirnya meminta sejumlah uang kepada korban dengan dalih untuk mengobati sejenis santet yang dialami pelaku. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku berjanji untuk dinikahi setelah sembuh.

"Pengobatannya itu dengan cara dibelikan sapi arab. Kalau tidak mampu, dengan memberikan ayam cemani (ayam berwarna hitam seluruh badannya) setiap hari. Sehingga, dalam kurun waktu Mei-Agustus 2019 korban telah mentransfer uang hampir Rp69 juta," tutur Matrius.

Baca Juga: Hindari Pengguna Bocah, Instagram Perketat Syarat Pendaftaran

Korban berinisial AM itu mulai curiga setelah mentransferkan uang sebanyak empat kali kepada pelaku dalam kurun waktu hampir empat bulan. Setelah diselidiki oleh polisi, akun bernama Brenda itu akhirnya diketahui palsu.

Menurut hasil penyelidikan petugas, foto perempuan yang diunggah ke akun media sosial dan aplikasi pesan tersebut diambil dari akun milik orang lain. "Perempuan di foto itu ternyata orang Bandung. Pelaku menggunakan fotonya tanpa izin untuk membuat akun palsu," kata Matrius.

Baca Juga: Lebih Stabil, Alasan UKM Sebaiknya Segera Buka Online Shop Ketimbang Jualan Offline di 2020

Sementara itu, pelaku yang bekerja sebagai wirausaha di Kabupaten Purwakarta mengaku baru pertama kali menipu korban. Uang hasil penipuan itu digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Akibat perbuatannya, pelaku terancam dipenjara hingga tujuh tahun lamanya.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network