Sabtu, 22 Februari 2020

Tunjang Konektivitas, Stasiun Kereta Api Bakal Dibangun di Dekat Stadion GBLA

- 10 Desember 2019, 15:01 WIB
GUBERNUR Ridwan Kamil mengikuti rapat terkait rencana jalur kereta api Tegalluar-Cimekar-Laswi-Stasiun Bandung di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, Kota Bandung, Senin 9 Desember 2019.* /DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

PIKIRAN RAKYAT - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, stasiun kereta api akan dibangun di dekat Masjid Raya Al Jabbar dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk mendongkrak wisata religi dan olahraga di Jabar.

Selain itu, Emil mengatakan bahwa pembangun stasiun itu juga bertujuan menunjang konektivitas Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang akan berakhir di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung.

“Sudah diputuskan akan dibangun stasiun kereta api baru di depan Masjid Al Jabbar, sehingga nanti kawasan itu akan menjadi wisata religi, wisata olahraga (Stadion GBLA), dan juga koneksi ke Tegalluar, ujung dari Stasiun Kereta Api Cepat (Jakarta-Bandung),” kata Ridwan Kamil usai rapat terkait rencana jalur kereta api Tegalluar-Cimekar-Laswi-Stasiun Bandung di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, Kota Bandung, Senin 9 Desember 2019.

Baca Juga: Bukan untuk Menggaji Pengangguran, Presiden Jokowi Jelaskan Dua Tujuan Kartu Prakerja

Gubernur yang akrab disapa Emil ini menambahkan, masyarakat yang ingin bepergian dari Bandung ke Jakarta menggunakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung bisa mengakses stasiun kereta api tersebut untuk menuju Stasiun Kereta Api Bandung di Jalan Kebon Kawung, Kota Bandung.

Nantinya, waktu tempuh yang dicapai dari Stasiun Kereta Api Cepat Tegalluar ke Stasiun Kereta Api Bandung diperkirakan selama 20 menit dengan menggunakan LRT.

“Nanti dari Stasiun Kereta Api Cepat sampai ke Stasiun Kebon Kawung sekitar 20-an menit, sehingga warga yang akan ke Jakarta rutenya adalah ke Stasiun Kebon Kawung dulu kemudian naik LRT menggunakan existing jalur kereta api ke Tegalluar, baru 40 menit ke Jakarta sesuai jadwal,” kata Emil.

Baca Juga: ASN Dilarang Lakukan Ini dengan Paslon Pilkada 2020, Dilanggar Dikenai Sanksi Ganda

Emil pun menargetkan proses pembangunan proyek tersebut akan selesai di 2021. “Target sesuai jadwal harusnya pertengahan 2021 semua yang dirapatkan hari ini bisa selesai. Pembangunan sekarang sudah mulai proses,” katanya.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X