Kamis, 20 Februari 2020

Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Karawang Alami Penundaan

- 9 Desember 2019, 16:14 WIB
ILUSTRASI kasus korupsi.*/DOK. PR /null

"Dalam kasus ini kami tidak ingin bertindak serampangan," kata Rohayatie.

Sementara, lanjut dia, DAK 2018 di lingkungan Dinas Pertanian (Distan) Karawang mencapai Rp 9,5 miliar. Sama seperti di salah satu SMKN, anggaran sebanyak itu ada yang tidak sesuai aturan dalam penggunaannya.

Baca Juga: Pasar Produk Hijau di Indonesia Meningkat, Regulasi Pemerintah Masih Belum Konsisten

"Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Pertanian, kami sudah memeriksa sedikitnya 110 orang saksi," ujar Rohayatie.

Terkait kasus tunjangan profesi guru yang diduga disunat oknum di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Rohayatie menyebutkan penyelidikan kasus itu telah dihentikan sejak September 2019.

Alasannya, tidak ada cukup bukti kasus itu ditingkatkan ke penyidikan.

Dalam kesempatan tersebut Rohayatie juga menjelaskan, sepanjang 2019 Kejari Karawang berhasil memulihkan keuangan negara yang ditangani Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara melalui tunggakan piutang mencapai Rp 6,1 miliar. 

Baca Juga: Satu-satunya TPAS di Sukabumi Akan Overload dan Tidak Digunakan Lagi

Sementara, Seksi Intelijen berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 122,5 miliar. Uang itu berasal dari 17 pelaksanaan kegiatan APBD maupun APBN yang dkelola Pemkab Karawang.

Sedangkan pemulihan keuangan negara hasil kerja Seksi Pidana Umum, mencapai Rp 2,1 miliar dari tilang dan non tilang, termasuk denda perkara. 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X