Sabtu, 25 Januari 2020

Satu-satunya TPAS di Sukabumi Akan Overload dan Tidak Digunakan Lagi

- 9 Desember 2019, 15:40 WIB
HINGGA Selasa, 26 Maret 2019 siang, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, di Desa Sitimulyo, Kabupaten Bantul masih diblokade. Armada truk yang biasa membuang sampah di tempat pembuangan akhir tersebut dilarang masuk.*/WILUJENG KHARISMA/PR /Wilujeng Kharisma

SUKABUMI (PR)- Usia Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, di Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembur Situ, kini hanya tersisa tinggal beberapa pekan.

TPAS milik Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi satu-satunya itu, kini hanya tersisa kurang dari 5 persen lagi. Luasan areal yang tersisa mencapai sekitar 12 ribu meter persegi atau 1,2 hektare.

Sementara produksi sampah mencapai sekitar 175 ton per hari. Dari jumlah tersebut sekitar 115 ton di distribuskan ke lokasi TPAS Cikundul. Hampir sebagian besar di dominasi produk sampah plastik. 

Baca Juga: Lebih Memuaskan dari BPJS Kesehatan, Kartu Sehat Akan Diperjuangkan Tetap Aktif Sampai 2020

"Usia TPAS Cikundul hanya tinggal dua pekan terakhir. Akhir 2019 ini, diperkirakan tempat pembuangan sampah akan overload dan tidak bisa dipergunakan lagi," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi Adil Budiman. 

Sebenarnya, kata Adil Budiman berbagai upaya memperpanjang usia telah dilakukan Pemkot Sukabumi melalui DHL.

Selain terus melakukan sosialiasi agar pengurangi produksi telah dilakukan. Bahkan telah dikeluarkan Peraturan Walikota (Perwal) No.19 tahun 2019 tentang pengurangan pengunaan kantong plastik.

Baca Juga: Jadi Daerah Lumbung Padi, Saluran Irigasi di Karawang Justru Alami Pendangkalan

"Perwal diperlukan sebagai upaya pengurangan sampah dari sumbernya. Terutama dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari," katanya. 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X